Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Pemerintah Longgarkan Prokes, Kasus Covid-19 Naik Lagi

fajar adhitya Jum'at, 17 Juni 2022 - 02:05 WIB
Pemerintah Longgarkan Prokes, Kasus Covid-19 Naik Lagi
Ilustrasi grafik Covid-19 melonjak naik. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia kembali meroket. Satgas Covid-19 belum bisa memastikan penyebab kasus Covid-19 naik tajam, tapi longgarnya prokes dan naiknya interaksi sosial diduga menjadi faktor pendukung.

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah segera menyiapkan langkah taktis antisipatif penanganan Covid-19. Ia khawatir bila pemerintah lamban, penyebaran Covid-19 menjadi tak terkendali. "Pemerintah harus segera mempersiapkan sistem kesehatan dan mengambil langkah untuk menekan kasus Covid-19," kata Netty, Kamis (!6/5/2022) di Jakarta.

Baca Juga: Satgas Covid: Omicron BA4 dan BA5 Menyebar Lebih Cepat

Data Satgas Covid-19 mencatat per Rabu (15/6/2022) kemarin, jumlah kasus Covid-19 harian naik signifikan menjadi 1.242 kasus. Sehingga total menjadi 6.063.251 kasus positif virus Covid-19.

Sebelumnya pada Selasa (14/6/2022), tercatat total kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 6.062.009 kasus, sembuh 5.900.049 kasus, dan meninggal 156.662 kasus. "Disiplin prokes masyarakat sudah mulai longgar. Tempat-tempat publik kembali dibanjiri pengunjung," ujar Netty.

Saat ini, pertemuan tatap muka (PTM) dan mobilitas masyarakat sudah mulai normal kembali. Namun, hal ini dianggap bisa berbahaya tanpa adanya pengendalian dan pelaksanaan disiplin prokes.

Baca Juga: Kenali Omicron Varian BA4 dan BA5, Vaksinasi Dinilai Jadi Solusi

Netty menyesalkan sikap pemerintah beberapa waktu ke belakang yang cenderung memberikan kesan kepada masyarakat untuk melonggarkan prokes. Hal itu seperti terlihat dari pernyataan Presiden Jokowi yang membolehkan membuka masker hingga terjadinya penurunan aktivitas testing.

"Bahkan acara-acara besar juga sudah digelar tanpa prokes yang ketat. Pesan yang ditangkap masyarakat adalah pelonggaran, karena Covid-19 sudah landai atau bahkan hilang. Akibatnya masyarakat banyak yang tidak waspada dan cenderung mengabaikan prokes," ungkapnya.

Komunikasi publik yang disalahpahami masyarakat ini, lanjut Netty, bahkan berdampak pada munculnya sikap kurang responsif terhadap imbauan vaksinasi. Program vaksinasi booster yang telah dianggarkan pembiayaannya oleh pemerintah cenderung diabaikan masyarakat. "Mereka terlanjur termakan opini bahwa Covid-19 sudah hilang, untuk apa vaksinasi," tuturnya.

Baca Juga:

Varian Baru Omicron Picu Lonjakan Covid-19, Ini Penjelasan Satgas

Hambat Subvarian Omicron, Pemerintah Percepat Laju Vaksinasi Dosis Penguat


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)