Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 25 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Ditempa 24 Jam, Murid Pesantren Jadi Lebih Kuat Mental

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 25 Juni 2022 - 08:02 WIB
Ditempa 24 Jam, Murid Pesantren Jadi Lebih Kuat Mental
Santri di sekolah agama ditempa ilmu agama dan umum selama 24 jam sehingga membuat kesehatan mentalnya baik. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Mengharapkan buah hati tumbuh sebagai anak yang taat agama dan berakal budi baik merupakan impian semua orang tua. Alasan itu membuat banyak orang tua ingin menyekolahkan anak di tempat yang bagus agar mereka dapat bertumbuh dengan baik.

Salah satu sekolah yang menjadi pilihan yakni pesantren, sebuah asrama pendidikan tradisional. Para santri tinggal bersama dan belajar di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kyai, ustadz atau ustadzah.

Baca juga: Film Ranah 3 Warna, Kisah Anak Pesantren Kejar Cita-cita Sampai ke Kanada

Mudirah Pesantren Modern Tahfidz Daar Assalam Attahiriyah, Umi Anik Retnowati mengatakan dalam pesantren anak dilatih selama 24 jam, yang beda halnya dengan sekolah umum. Karena itu, potensi kemandirian anak tidak terjadi dan tidak terbina dengan baik saat di sekolah umum.

"Di dalam pesantren semuanya ditempa. Tidak hanya ilmu pelajaran saja tetapi ilmu umum agama, interaksi dengan orang lain, interaksi dengan guru, dan interaksi dengan Kyai selama 24 jam. Sehingga mereka bisa cerdas dalam hard skill dan soft skill," ujar Umi Anik dalam acara bertajuk "Anak Pesantren, HarusKah?," Jumat (24/6/2022).

Hal tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan mental yang identik dengan anak-anak zaman sekarang. Di pesantren, menurut Umi Anik, santri diasah hard skill dan soft skill-nya. Sehingga, membuat santri-santri memiliki mental yang kuat.

"Jika hari ini ada istilah kena mental maka pondokan anak Anda, itu solusinya supaya mereka memiliki kekuatan mental," katanya.

Lebih lanjut, Umi Anik mengatakan orang tua terkadang lupa ada sebuah sistem pendidikan yang sangat representatif, yang sangat mengakomodir segala kekuatan, kelemahan dan potensi anak didik.

Baca juga: Unik, Pesantren Sidogiri Sediakan Ribuan Sandal Umum agar Tak Ada Ghasab

"Terkadang orang tua melihat pesantren sebagai pilihan terakhir setelah anaknya tidak diterima di sekolah tujuan. Bahkan ada orang tua yang membuat label bahwa karena anaknya nakal ia ingin memasukkan ke dalam pesantren biar lebih baik," tuturnya.

"Dari situ akhirnya orang menganggap pesantren sebagai tempat untuk pencucian akal budi manusia. Tetapi jika dimaknai lebih dalam, pesantren itu banyak hal-hal positif, yang tidak dapatkan di sekolah umum. Salah satu contoh, sholat 5 waktu anak akan selalu terjaga itu dan banyak lagi," pungkas Umi Anik.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 25 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)