LANGIT7.ID, Palembang - Berawal dari ketertarikannya mengoleksi kaktus hias yang warnanya beragam sejak 2010 lalu, seorang muslimah asal Kota Palembang bernama Fitri Dwi Juniarny sukses menjalani bisnis berjualan tanaman tersebut.
Kini Fitri telah membudidayakan hingga 50 jenis kaktus hias di Kampung Kaktus Palembang yang didirikannya di Jalan Jepang, Km 11, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL), Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Ibu yang memiliki empat anak ini bercerita awalnya hanya gemar membeli kaktus hias untuk koleksi pribadi pada 2010 lalu. Seiring berjalannya waktu, ia mulai tertarik untuk membudidayakan sendiri hingga serius menekuni untuk bisnis berjualan pada 2017 lalu hingga saat ini.
“Biasanya kan kebanyakan orang itu cuma tahu kaktus itu rata-rata warnanya hijau. Padahal, ada banyak warna yang beragam dan cantik-cantik untuk dijadikan tanaman hias,” ujar dia, Jumat (6/8).
Akhirnya, ia membudidayakan gymno impor, kaktus yang berasal dari Thailand. Kaktus tersebut memiliki warna beragam dan menjadi kaktus yang banyak diburu oleh pecinta tanaman hias.
Harga jualnya sendiri pun kini bervariasi. Mulai dari Rp35 ribu hingga jutaan rupiah. “Nah, paling mahal itu seharga Rp2 juta. Yang dijual paling mahal itu karena harus membuat terrarium kaktus,” kata dia.
Bukan cuma gymno impor saja, ia juga membudidayakan jenis kaktus lainnya. Mulai dari jenis echino grusoni, haworthia attenuata, skupa, kaktus gentong, dan masih banyak jenis kaktus lainnya.

Penjualannya pun cukup mengalami peningkatan drastis, terlebih sejak pandemi Covid-19. Dia menyebut, kemungkinan banyak yang mencari hobi baru lantaran hanya di rumah saja. “Alhamdulillah, meningkat drastis kalau penjualan,” ucap dia.
Selain itu, sambung dia, banyak orang memilih untuk membeli kaktus sebagai tanaman hias karena terbilang cukup mudah perawatannya. Pasalnya, penyiraman tanaman tersebut dapat dilakukan sekali dalam sepekan.
“Soalnya kan ini (kaktus) tak perlu sering-sering menyiramnya. Sebab, kaktus juga dapat tumbuh tanpa air. Kalau pertumbuhannya, kaktus memang sedikit lambat, karena bisa bulanan, malah tahunan,” tutup dia.
(zul)