Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home masjid detail berita

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 221: Larangan Nikah Beda Agama

Andi Muhammad Selasa, 19 Juli 2022 - 06:00 WIB
Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 221: Larangan Nikah Beda Agama
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Islam mengatur segala tata cara dan aturan berkehidupan yang baik dalam segala aspek, termasuk aturan dalam sebuah pernikahan. Setiap orang pastinya ingin menikah dalam upaya mendapatkan keturunan serta atas dasar tujuan meraih rida Allah.

Dalam aspek pernikahan pun Islam mengaturnya sesuai ketentuan syariat. Perlu digaris bawahi, dalam Islam menikah merupakan suatu ibadah. Namun ada larangan tersendiri dalam sebuah pernikahan, yakni pernikahan beda agama.

Lantas bagaimana Islam menyikapi pernikahan lintas agama? Allah SWT berfiman dalam surat Al-Baqarah ayat 221:

وَلَا تَنكِحُوا۟ ٱلْمُشْرِكَٰتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ ۗ وَلَا تُنكِحُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا۟ ۚ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّن مُّشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ أُو۟لَٰٓئِكَ يَدْعُونَ إِلَى ٱلنَّارِ ۖ وَٱللَّهُ يَدْعُوٓا۟ إِلَى ٱلْجَنَّةِ وَٱلْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِۦ ۖ وَيُبَيِّنُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

Baca Juga: Kerap Beda Pendapat dengan Mertua, Dhatu Rembulan Ambil Sisi Positif

Artinya: Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

Dalam tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah dijelaskan, Allah melarang orang-orang beriman dari pernikahan dengan orang-orang musyrik. Orang beriman dilarang menikahi wanita-wanita musyrik yang menyembah berhala, kecuali mereka masuk Islam. Sementara pernikahan dengan budak wanita yang muslim lebih baik daripada menikahi wanita musyrik, meski kecantikan dan harta wanita musyrik itu membuat kalian takjub.

Begitupun pernikahan dengan budak muslim lebih baik daripada pernikahan dengan lelaki musyrik, meskipun orang musyrik ini membuat kalian takjub.

Baca Juga: Terpusat di Jantung Ibu Kota, Yuk Singgah ke Masjid Akbar Kemayoran

Selaras, Syekh Wahbah az-Zuhaili mengatakan dalam Tafsir Al-Wajiz bahwa orang beriman dilarang menikahi wanita-wanita musyrik penyembah berhala dan wanita-wanita kafir selain ahli kitab sampai mereka beriman kepada Allah dan Rasulullah.

Dan menikah dengan budak muslim itu lebih baik daripada wanita merdeka yang kafir, meskipun wanita kafir itu membuat kalian terkagum-kagum dengan kecantikan, harta, atau kehormatannya. Dan jangan sampai orang-orang musyrik laki-laki itu menikahi wanita-wanita mukmin sampai mereka mau beriman kepada Allah dan rasulullah.

Mengulas kedua tafsir di atas, Allah SWT melarang pernikahan beda agama kecuali mereka (non muslim) menjadi seorang mualaf di jalan Allah karena cintanya kepada Allah. Pernikahan antara keuda lawan jenis dengan sesama Islam jauh lebih baik ketimbang berbeda agama.

Baca Juga: Fantastis, Ini Pendapatan Terduga Joki UTBK SBMPTN di Jatim

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)