LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 4
amalan sunnah di hari Jumat yang sayang bila dilewatkan. Semua hal ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW agar bisa diamalkan oleh umatnya.
Hari Jumat juga dikatakan sebagai hari raya umat Islam. Untuk itu, menghidupkan Jumat dengan amalan sunnah berpotensi mendapatkan manfaat dan pahala lebih basar.
Berikut empat amalan sunnah di hari Jumat yang dianjurkan Islam:
Baca Juga: Hukum Tinggalkan Shalat Jumat, Awas Dianggap Murtad1. SholawatPerintah sholawat memang bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun. Namun, ada penekanan khusus bagi umat untuk memperbanyak sholawat di hari Jumat.
Bahkan saking pentingnya, sholawat di hari Jumat ini lebih diutamakan ketimbang dzikir harian. Seperti hadits yang berbunyi, "Perbanyaklah sholawat kepadaku pada malam Jumat dan hari Jumat, barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali maka Allah akan bersholawat kepadanya 10 kali," (HR Baihaqi).
2. Al KahfiMembaca 110 ayat surat Al-Kahfi. Bila terbilang terlalu menyita waktu untuk langsung menuntaskannya, Sahabat bisa membaca Al-Kahfi dengan dicicil setiap selesai menunaikan shalat wajib di hari Jumat.
“Siapa yang membaca surat Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya, dan siapa yang membaca keseluruhannya maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi.” (HR Ahmad).
3. DoaAda waktu khusus pada hari Jumat di mana seorang muslim yang memanjatkan doa dengan khusyuk pasti dikabulkan Allah SWT.
Pendapat Ulama paling kuat menyebutkan, waktu ini adalah saat jelang Maghrib. Bila perhitungan waktu sholat Maghrib pukul 18.00 WIB, maka waktu diijabah doa ini sekira mulai pukul 17.30 WIB.
"Pada hari Jumat terdapat waktu, yang tidaklah seorang hamba muslim shalat dan meminta kebaikan kepada Allah, kecuali Allah akan mengabulkannya." (HR Bukhari dan Muslim).
4. SedekahSedekah di hari Jumat dianjurkan agar dilakukan saat waktu subuh. Sedekah dipercaya menjadi penyebab kemudahan rezeki bagi seseorang.
Diwaktu subuh dua malaikat berdoa untuk hamba-Nya, seperti hadits berikut:
"Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: 'Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak', sedangkan yang satu lagi berdoa 'Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)'." (HR. Bukhari)
(bal)