LANGIT7.ID, Jakarta - Keberadaan
Citayam Fashion Week atau CFW menjadi sorotan banyak pihak. Anak-anak SCBD ini dinilai perlu mengenal agama lebih jauh, agar paham adab-
adab bergaul.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta,
Ahmad Riza Patria. Dia menilai anak-
anak SCBD ini harus tetap memperhatikan pendidikan, termasuk bimbingan keagamaan.
"Pendidikan kebangsaan dan
keagamaan mereka juga penting agar tidak konsumtif dan punya benteng dalam menolak hal-hal negatif," kata Riza di Balaikota belum lama ini.
Baca Juga: CFW Target Empuk Pebisnis, Yuk Ajak Anak SCBD Mengenal IslamBaru-baru ini aksi catwalk busana, seorang remaja laki-laki berpenampilan dan bergaya seperti perempuan di tengah isu LGBT, semakin membuat publik geleng-geleng kepala.
Selain itu Dosen Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Luluk Dwi Kumalasari menyoroti salah satu dampak buruk CFW adalah gaya busana remaja-remaja yang terlibat di dalamnya.
"Misal cara berpakaian yang dinilai terlalu terbuka," ujarnya.
Meski begitu, masyarakat khususnya umat Islam diharap tidak sekadar menyindir atau memandang sebelah mata komunitas tersebut.
Melansir akun Instagram
@gen.saladin, respons nyinyir atas kondisi anak-anak SCBD yang gonta-ganti pacar, laki-laki berpenampilan seperti perempuan, termasuk gaya busana terbuka, memang sah-sah saja.
"Tapi bukan menghakimi mereka. Itu bukan lah solusi yang baik," tulis akun Gen Saladin dalam unggahan ilustrasi fotonya.
Anak-Anak SCBD justru harus dirangkul. Mereka perlu diajak untuk mengenal agama Islam, bukan sekadar masalah ibadah, tapi juga urusan muamalah.
Dalam sebuah kisah, Syaikh Muhammad Al Ghazali pernah ditanya oleh seseorang, "Wahai Syaikh, saya tidak suka ada orang yang meninggalkan shalat. Apa hukumnya mereka meninggalkan shalat? Agar saya sampaikan pada mereka!"
Jawaban Syaikh Muhammad Al Ghazali sederhana saja, "Hukumnya adalah engkau mengajaknya shalat..."
(bal)