Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Cegah Kekerasan Remaja, Sosiolog: Ortu Perlu Rutin Pantau Medsos Anak

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 28 Juli 2022 - 18:51 WIB
Cegah Kekerasan Remaja, Sosiolog: Ortu Perlu Rutin Pantau Medsos Anak
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Belakangan ini istilah klitih kembali ramai menjadi perbincangan, seiring adanya kasus dugaan aksi tersebut di Salaman, Magelang, Ahad (24/7/202) kemarin.

Sosiolog Universitas Negeri Jakarta, Syaifudin menyebut aksi klitih sebenarnya terjadi setiap tahun dan kebanyakan pelakunya merupakan remaja.

"Setiap tahun memang selalu terjadi klitih yang oknum pelakunya adalah anak-anak muda yang masih berstatus pelajar. Saya lihat ini terjadi karena kurangnya aktivitas positif anak-anak muda karena mereka kekurangan wadah," ujar Syaifudin kepada Langit7.

Baca juga: Speak Up, Cara Putus Mata Rantai Kekerasan di Dunia Kerja

Syaifudin berharap pihak sekolah memberikan aktivitas positif bagi peserta didik dan memfasilitasi bakat mereka. Di samping itu, perlu juga ada sanksi tegas sebagai efek jera agar tidak menjadi imitasi sosial bagi peserta didik lain.

"Penanaman nilai-nilai yang positif juga harus ditanamkan melalui proses pembelajaran pada peserta didik," katanya.

Selain pihak sekolah, keluarga atau orang tua diharapkan tidak abai pada tumbuh kembang dan aktivitas anak. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah rutin memantau media sosial sang buah hati.

"Sikap kepedulian orang tua terhadap aktivitas yang dilakukan anak-anaknya ini menjadi bagian dari kontrol sosial kepada anak-anak mereka. Orang tua hari ini harus bisa memahami media sosial internet untuk bisa memantau aktivitas media sosial dari anak-anaknya," tandas Syaifudin.

Menurut Syaifudin, pengawasan aktivitas melalui ponsel mereka bisa jadi cara mencegah anak melakukan aksi klitih.

Baca juga: Selain Kemenkeu, 4 Kasus Kekerasan Ini Terjadi di Kantor Pemerintah

Lebih lanjut, Syaifudin menyebut pemerintah daerah juga perlu memberikan sanksi yang tegas kepada setiap pelaku klitih, ketika sudah membahayakan orang lain, seperti pembunuhan.

Menurut dia, hal tersebut perlu ditangani secara serius, karena semakin ke depan perbuatan-perbuatan klitih akan terus berkembang dengan berbagai motif.

"Upaya untuk duduk bersama antara pihak keluarga, sekolah maupun pemerintah daerah ini harus dilakukan, agar bisa meminimalisir dan menghilangkan klitih dari kehidupan di masyarakat. Sehingga masyarakat bisa menjalankan aktivitasnya dengan nyaman, aman dan tentu saja tidak penuh dengan ketakutan," pungkasnya.

Baca juga: Kekerasan di Dunia Kerja, Ketum DPN Permahi: Masuk Tindak Pidana

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)