Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home global news detail berita

Rusia Minta Pemerintah Kosovo Hormati Hak-Hak Orang Serbia

Garry Talentedo Kesawa Selasa, 02 Agustus 2022 - 20:05 WIB
Rusia Minta Pemerintah Kosovo Hormati Hak-Hak Orang Serbia
Anggota pasukan penjaga perdamaian K-For berpatroli di daerah dekat perbatasan antara Kosovo dan Serbia di Jarinje. (Foto: The Guardian)
LANGIT7.ID, Jakarta - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova meminta kepada pemerintah Kosovo untuk menghormati hak-hak warga Serbia. Hal tersebut menanggapi ketegangan yang terjadi di perbatasan terkait penerapan undang-undang yang mengharuskan warga Serbia mengganti plat nomor mereka dengan plat Kosovo mulai 1 Agustus.

Zakharova menyebut pemerintah Kosovo menggunakan aturan 'diskriminatif' yang tidak berdasar dengan memaksa mengubah dokumen dan plat mobil warga Serbia dengan plat Kosovo. Dia menilai kebijakan ini adalah upaya untuk mengusir penduduk Serbia dari Kosovo, serta untuk memeras institusi-institusi Serbia di Kosovo.

Baca Juga: Serbia Sebut Kosovo Disinformasi Soal Bentrokan di Perbatasan

"Para pemimpin Kosovo tahu bahwa Serbia tidak akan tinggal diam ketika datang serangan langsung terhadap kebebasan mereka. Para pemimpon Kosovo sengaja berusaha memperburuk situasi untuk memicu skenario. Tentu saja, Beograd akan berada di garis depan sejak Barat berusaha untuk 'menetralisir' itu melalui orang-orang Albania Kosovo," kata Zakharova seperti dikutip dari The Moscow Times, Selasa (2/8/2022).

Zakharova juga mengingatkan kepada Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa untuk mendukung Kosovo, serta meminta tidak ada pihak memprovokasi yang berisiko meningkatkan ketegangan. "Kami meminta Pristina (ibu kota Kosovo), Amerika Serikat, serta Uni Eropa mendukungnya, untuk menghentikan provokasi dan mematuhi hak-hak Serbia di Kosovo," ujar Zakharova.

Lebih lanjut, Zakharova menganggap ketegangan di perbatasan Kosovo-Serbia ini menjadi bukti gagalnya mediasi Uni Eropa. "Ini juga merupakan contoh dari apa yang Uni Eropa pikirkan tentang peran Beograd, yang pada kenyataannya, seharusnya menanggung perampasan hak-hak rekan senegaranya," tambahnya.

Baca Juga: PM Kosovo Tuding Pemerintah Serbia Penyebab Ketegangan di Perbatasan

Sebelumnya, ketegangan antara Serbia dan Kosovo dipicu terkait penerapan undang-undang yang mengharuskan warga Serbia mengganti plat nomor mereka dengan plat Kosovo. Aturan baru ini mengharuskan pemegang ID dan paspor Serbia mendapatkan dokumen tambahan untuk memasuki Kosovo.

Kosovo yang sebagian besar dihuni oleh orang Albania, memisahkan diri dari Serbia pada 1999 dan mendeklarasikan kemerdekaannya pada 2008. Kosovo kemudian diakui oleh lebih dari 100 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, dan Turki. Namun, Serbia tidak mengakui hal ini dan terus mengklaim wilayah tersebut.

Pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam Kosovo Force (KFOR) yang dipimpin NATO, melakukan penjagaan di Kota Kosovska Mitrovica, bagian utara wilayah Kosovo. KFOR juga mengatakan pihaknya siap campur tangan jika stabilitas wilayah itu terancam.

Baca Juga:

Serbia-Kosovo Memanas, Dipicu Gara-gara Hal Ini

Wawancara Pakar: Umat Jangan Terpancing Sentimen Islam di Konflik Rusia-Ukraina


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan