Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

PWNU Soroti Fenomena Pesantren Megah tapi Miskin Spiritual

fajar adhitya Kamis, 04 Agustus 2022 - 11:08 WIB
PWNU Soroti Fenomena Pesantren Megah tapi Miskin Spiritual
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menyoroti fenomena hedonimse di kalangan pesantren. Kecenderungan pemilik, pengurus, dan santri kepada hal-hal yang duniawi dinilai melemahkan karakter dan kualitas pendidikan pesantren.

Ketua PWNU DKI Jakarta, KH Syamsul Ma`arif menjelaksan, saat ini banyak bermunculan ‘pseudo pesantren’, yakni berdiri sebagai pesantren, tapi metode pendidikannya jauh dari karakter pesantren. Ia mengungkapkan, banyak terjadi fenomena pesantren megah secara fisik, tapi miskin spiritual.

“Sekarang ini mengalami sebuah dinamika yang cukup mendapatkan perhatian secara khusus karena pesantren sekarang dimiliki tidak ansich semata-mata oleh para Kiai, tetapi semua bisa mendirikan pesantren,” ujarnya dalam diskusi Pseudo Pesantren, Membongkar Pesantren ‘Palsu’, Rabu (3/8/2022).

Baca Juga: Tafsir Al-Baqarah Ayat 217: Makna Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Kiai Syamsul menilai, keinginan orangtua agar anaknya mendapat fasilitas fisik yang mumpuni banyak mengubah konsep pesantren. Sehingga, masyarakat lebih banyak melihat kelengkapan fasilitas daripada kualitas pengajar dan sejarahnya.

“Akhir-akhir ini muncul pesantren yang bermasalah, artinya banyak menimbulkan problem-problem baik problem sosial maupun problem keagamaan,” imbuhnya.

Kiai Syamsul juga mengkritik gaya hidup sebagian kiai atau pengurus pesantren yang senang bermewah-mewahan. Karakter inilah yang membedakan dengan pesantren zaman dahulu di mana para kiai pendirinya betul-betul matang secara spiritual.

Baca juga: KH Yusuf Chudlori: Muharram Merupakan Bulan Dikabulkannya Doa Para Nabi

“Dulu Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari mendirikan pesantren itu ditirakati dulu. Konon hadratussyekh itu puasa selama 3 tahun. Jadi santrinya ditirakati, maka wajar kalau santrinya ajdi tokoh semua,” katanya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)