Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home masjid detail berita

Masjid Istiqlal Fasilitasi Pendidikan Mulai dari TK hingga Jenjang S3

Andi Muhammad Selasa, 09 Agustus 2022 - 10:00 WIB
Masjid Istiqlal Fasilitasi Pendidikan Mulai dari TK hingga Jenjang S3
Selain menjadi sarana ibadah umat muslim terbesar se-Asia Tenggara, Masjid Istiqlal juga mempunyai program pendidikan unggulan yang tidak kalah dengan pendidikan formal pada umumnya. Foto: Andi.
LANGIT7.ID, Jakarta - Selain menjadi sarana ibadah umat muslim terbesar se-Asia Tenggara, Masjid Istiqlal juga mempunyai program pendidikan unggulan yang tidak kalah dengan pendidikan formal pada umumnya.

"Di sini juga ada madrasah, mulai dari TK sampai S3. Dan sekolah kita juga menjadi sekolah unggulan Tsanawiyah dan Aliahnya," kata Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Nasaruddin Umar saat wawancara khusus dengan Langit7.id, Senin (8/8/2022).

Istiqlal juga mempunyai pendidikan kader ulama (PKU) perempuan dengan tujuan dapat menciptakan ulama perempuan yang memberikan perspektif kesetaraan gender yang benar. Oleh karena itu, kurikulum dirancang sedemikian rupa dengan harapan kedepannya para alumni memiliki kompetensi menjadi pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Jadi MUI tidak mesti harus diikuti oleh laki-laki, boleh jadi perempuan juga, boleh nggak ada larangannya kan, yang penting kapasitasnya," tutur Rektor PTIQ ini.

Tak bisa dipungkiri, Masjid Istiqlal memang selangkah lebih maju ketimbang masjid-masjid lokal ataupun internasional. Hal ini jelas terlihat dari sejumlah program lainnya yang Masjid Istiqlal miliki.

Baca Juga: Raih Ragam Penghargaan, Masjid Istiqlal Jadi Trendsetter Internasional

"Kita mengantisipasi ke depan ini bagaimana istiqlal itu meloncati zamannya, orang lain belum berpikir macam-macam, kita sudah menerapkan sistem metaverse, sudah menciptakan apa itu eco mosque, dan sebagainya," ujar dia.

Mengenai sumber daya manusia (SDM), Prof Nasaruddin menjelaskan di Istiqlal anak muda yang menjadi pengurus itu tidak sembarang orang. Bahkan Masjid Istiqlal pun tak segan mempekerjakan mereka dari berbagai negara di seluruh dunia dengan jejaring yang sangat kuat.

"Dari Amerika, dari Eropa, dari Mesir itu kita hire di sini dan itu pengurusnya under 40 jadi luar biasa prduktif," jelasnya.

Proyek Renovasi Istiqlal Tak Terpotong Dana Covid

Dalam kesempatan itu, Prof Nasaruddin Umar mengungkapkan rasa terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo atas peran pentingnya dalam renovasi besar Masjid Istiqlal. Renovasi tersebut merupakan salah satu proyek nasional yang dananya tidak terpotong penanganan Covid-19 pada 2019 lalu.

"Alhamdulilah bapak Presiden berkenan membantu karena memang beberapa tahun Istiqlal ini tidak pernah tersentuh oleh renovasi besar, padahal Istiqlal sudah cukup lama dibangun," kata Prof Nasaruddin.

Prof Nasarudiin mengatakan, berbagai fasilitas atas dampak besar renovasi masjid tidak hanya dirasakan oleh para jamaah masjid saja, namun juga kepada jemaat Katedral yang lokasi ibadahnya persis di depan Masjid Istiqlal.

Masjid Istiqlal Fasilitasi Pendidikan Mulai dari TK hingga Jenjang S3

"Kita sudah punya basement bisa menampung hampir seribu mobil di basement satu dan dua. Bahkan itu juga dimanfaatkan tetangga kita (jemaat gereja) parkir di basement, kemudian nanti mereka lewat terowongan masuk ke Katedral," tuturnya.

Renovasi tersebut pun turut memperoleh penghargaan berskala Internasional dan menjadikan satu-satunya masjid atau rumah ibadah yang mendapatkan piagam penghargaan dunia tersebut.

Baca Juga: Dapatkan Hidayah, Ini Kisah 7 Mualaf Indonesia Memilih Islam

"Alhamdulillah kita mendapatkan penghargaan Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE). Ini penghargaan dunia internasional," jelas Mantan Wakil Menteri Agama RI periode 2011-2014 itu.

Penghargaan tersebut diperoleh karena emisi karbon yang dianggap ini sangat pro lingkungan, penghematan daya listrik hingga 38 persen dengan menggunakan solar sistem yang berada di atap masjid.

Sistem solar tersebut diperoleh dari lembaga negara dan wakaf energi. Wakaf energi sendiri merupakan situs society masjid, di mana jamaah dapat berkontribusi untuk pemasangan panel tenaga surya di atap masjid yang masih memiliki space kosong untuk dipasang.

"Jadi gemerlapnya Istiqlal itu bukan menggunakan daya listrik, semuanya kita simpan dalam satu baterai besar kemudian dipakai, dinyalakan di malam hari. Lalu diisi lagi di siang hari esokan harinya," jelas Prof Nasaruddin.

"Kemudian kita juga menghemat air wudu, tidak ada setetes air wudu jatuh ke tanah, tapi masuk ke dalam sebuah bak besar lalu diolah ada recycle-nya itu bahkan lebih jernih daripada air minum biasa," imbuhnya.

Meski demikian, pihak Masjid Istiqlal tidak menggunakan air tersebut untuk digunakan kembali sebagai air bersuci. Melainkan hanya sekedar untuk membilas dan menyiram tanaman.

Baca Juga: Perseteruan Pesulap Merah dan Samsudin, Antara Dakwah dan Syirik

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)