LANGIT7.ID, Jakarta - Sebelum menunaikan ibadah salat, umat muslim diwajibkan untuk berwudu sebagai syarat sah salat. Wudu yang dilakukan pun harus sempurna agar salat yang hendak dilaksanakan sah.
Ini merupakan salah satu keutamaan wudu. Hal tersebut tertulis dalam surat Al-Maidah ayat enam yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur”.
Baca Juga: Kilas Balik Masjid Al-I'tisham, Dibangun Sebelum Indonesia MerdekaSelain sebagai syarat sah salat, wudu juga memiliki banyak keutamaan-keutamaan lainnya. Berikut di antara keutamaan berwudu:
1. Melunturkan dosaWudu yang merupakan cara manusia bersuci guna menghilangkan hadas atau kotoran dan juga membersihkan sesuatu yang bersifat batin dapat melunturkan dosa. Nabi Muhammad SAW bersabda:
”Barang siapa berwudu dan membaguskan wudunya (menyempurnakan wudu dengan memperhatikan fardu dan sunah-sunahnya), maka keluarlah dosa-dosa dari jasadnya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya”. (HR Muslim).
2. Dijaga malaikat ketika tidurSelain sebagai syarat sah salat, ternyata berwudu juga dianjurkan sebelum hendak tidur malam. Orang yang berwudu sebelum tidur, maka malaikat akan menjaganya di waktu tidur. Rasulullah SAW bersabda:
Baca Juga: Sikap Iffah, Pentingnya Menjaga Pandangan dari Hal yang Diharamkan"Barang siapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudu) maka Malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika ia bangun niscaya Malaikat itu akan berucap, "Ya Allah ampunilah hambaMu si fulan, karena ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci," (HR Ibnu Hibban & Ibu Umar RA).
3. Terbukanya pintu surgaOrang yang melakukan wudu dengan sempurna, maka akan diberikan pilihan untuk memasuki surga lewat delapan pintu surga. Dalam hadis dari Umar bin Khaththab radiallahu anhu Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa di antara kalian berwudu lalu menyempurnakan wudunya, kemudian berkata, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah Melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan rasul (utusan)-nya, maka akan dibukakan untuknya pintu surga yang delapan dan dia bisa masuk ke dalamnya lewat pintu mana saja yang dikehendakinya.” (HR Muslim).
Baca Juga: Nasaruddin Umar: Kemerdekaan Harus Berpegang Teguh pada Agama(zhd)