LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua DPR RI,
Puan Maharani mendukung sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait praktik ilegal yang terjadi di dalam tubuh Polri. Dukungan ini diberikannya usai Kapolri berjanji akan mencopot petinggi Polri yang terbukti terlibat dalam tindakan penyakit masyarakat (pekat).
Menurut Puan, langkah Kapolri saat munculnya isu Konsorsium 303 yang diduga melibatkan berbagai bisnis ilegal, salah satunya perjudian. Konsorsium tersebut diduga dipimpin oleh petinggi
Polri.
Baca Juga: Kapolri Bakal Copot Pejabat Polisi Terlibat Judi Online dan Narkoba"DPR RI mendukung upaya tegas yang dilakukan Kapolri terkait praktik-praktik ilegal, termasuk bila terjadi di tubuh Polri sendiri. Kami juga mengapresiasi Polri melalui Bareskrim yang langsung mendalami informasi terkait dugaan adanya petinggi Polri yang terlibat dalam berbagai kasus kejahatan, baik itu
judi online hingga peredaran narkoba," kata Puan dalam keterangan persnya, dikutip Sabtu (20/8/2022).
Politisi Partai PDI Perjuangan itu menilai ketegasan Kapolri dibutuhkan untuk menumbuhkan kepercayaan rakyat. Hal itu sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, Polri bertugas di antaranya untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
"Jadi, apabila pengayom masyarakat justru memberikan ruang yang merugikan rakyat, sudah sewajarnya mendapat hukuman berat," ucap eks Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayan (PMK) itu.
Terkait langkah yang dilakukan Kapolri, Puan memastikan
DPR akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja Polri. Puan menyebut DPR akan ikut mengawal isu terkait Konsorsium 303 karena telah menyita perhatian besar masyarakat.
Baca Juga: Menko Polhukam Dorong Reformasi Struktural Internal Polri"Sebagai lembaga perwakilan rakyat, kami mendorong Polri untuk bekerja secara profesional. Kita tidak ingin kepercayaan masyarakat kepada Polri menurun. Pastikan Polri bekerja untuk memberikan pengabdian yang sebaik-baiknya kepada rakyat," ujar Puan.
Sebelumnya, Kapolri meminta kepada jajarannya untuk mengusut tuntas segala bentuk perjudian,
narkoba, pungutan liar (pungli),
illegal minning, penyalahgunaan BBM dan LPG, sikap arogan, hingga adanya keberpihakan anggota dalam menangani permasalahan hukum di masyarakat.
"Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot. Saya tidak peduli apakah itu Kapolres, Direktur, Kapolda, saya copot. Demikian juga di Mabes, tolong untuk diperhatikan, akan saya copot juga," ujar Sigit.
Baca Juga:
Mahfud MD Ungkap Cengkeraman Kerajaan Sambo di Tubuh Polri
Dukung Kapolri Bersih-bersih Internal, Sejumlah Masyarakat Bagikan Ribuan Mawar
(asf)