LANGIT7.ID, Jakarta - Kapolri Jenderal
Listyo Sigit Prabowo akan menindak tegas anggotanya yang terlibat kasus judi
online hingga penyalahgunaan narkoba. Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat memberikan arahan terkait penanganan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui
video conference dengan seluruh jajaran Polri se-Indonesia.
Sigit meminta kepada jajarannya untuk mengusut tuntas segala bentuk perjudian. "Saya ulangi, yang namanya perjudian apapun bentuknya, apakah itu darat atau
online, semuanya harus ditindak," kata Sigit dikutip Sabtu (20/8/2022).
Baca Juga: Polri Tetapkan Istri Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir JDalam hal ini, Kapolri tak segan-segan untuk mencopot pejabat
Polri seperti Kapolda hingga Kapolres jika tidak bisa membereskan masalah tersebut. Hal itu juga berlaku untuk para pejabat di Mabes Polri.
"Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot. Saya tidak peduli apakah itu Kapolres, Direktur, Kapolda, saya copot. Demikian juga di Mabes, tolong untuk diperhatikan, akan saya copot juga," ujar Kapolri.
Tak hanya judi
online, Sigit juga menyoroti terkait
narkoba. Sigit mengingatkan kepada jajarannya agar tidak main-main terkait masalah ini.
"Jangan ada yang main-main. Kalau ketahuan bermain dengan masalah narkoba, mengatur, mengedar atau pengguna, saya copot," ucap Sigit.
Baca Juga: Menko Polhukam Dorong Reformasi Struktural Internal PolriSelain
judi online dan narkoba, beberapa hal yang disoroti Kapolri ialah pungutan liar (pungli),
illegal minning, penyalahgunaan BBM dan LPG, sikap arogan, hingga adanya keberpihakan anggota dalam menangani permasalahan hukum di masyarakat.
Sigit menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap Polri yang kian menurun setelah munculnya peristiwa di Duren Tiga. Sebelum ada insiden tersebut, lembaga survei merilis survei adanya kenaikan kepercayaan publik terhadap Polri di bulan Desember-Juli.
"Ini terkait dengan masalah kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dan ini menjadi pertaruhan kita bersama. Oleh karena itu, hal ini yang tentunya menjadi catatan penting dan saya minta untuk betul-betul bisa ditindaklanjuti," ujar Sigit.
Baca Juga:
Kapolri di Acara MTQ: Semoga Ulama-Umara Dapat Terus Jaga Persatuan
Dukung Kapolri Bersih-bersih Internal, Sejumlah Masyarakat Bagikan Ribuan Mawar
Motif Pembunuhan Brigadir J Belum Terungkap, Jokowi: Tanya Kapolri(asf)