LANGIT7.ID, Jakarta - Jin merupakan makhluk yang diciptakan Allah SWT lebih dulu ketimbang manusia. Perbedaannya
bangsa jin tergolong gaib atau tak tampak di mata manusia.
Allah SWT berfirman dalam surat-surat di
Al Quran mengenai bangsa jin. Bahkan, ada satu surat di dalam Kitabullah Al Jinn menjelaskan tentang tujuan diciptakannya jin dan manusia.
Bangsa jin dan manusia memiliki sejumlah persamaan. Di antaranya sama-sama tinggal di bumi, memiliki keturunan, ada yang beriman, fasik, dan kafir terhadap
Agama Islam.
Lalu apa saja persamaan lainnya? Berikut 9 persamaan jin dan manusia:
1. Tinggal di BumiAlam jin adalah alam yang berdiri sendiri, ia terpisah dan berbeda dengan alam manusia namun keduanya hidup dalam dunia yang sama, kadang tinggal dalam rumah yang dibangun atau didiami manusia.
2. Makhluk Ciptaan Allah SWTMenurut banyak riwayat bangsa jin sudah lebih dulu diciptakan sebelum manusia, jadi jumlah bangsa jin diperkirakan lebih banyak dari pada manusia. Allah berfirman:
"Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas." (QS. Al-Hijr: 27).
3. Sama-Sama MatiJin dan manusia sama-sama tidak kekal, alias akan mati sesuai ajal masing-masing. Yang dijamin hidup sampai kiamat hanyalah Iblis.
4. BerketurunanJin dan manusia sama-sama berkeluarga, berkelompok dan berbangsa-bangsa. Hal ini berdasarkan hadis dari Ibnu Mas'ud RA: "bahwa para jin datang kepada Nabi SAW. dan meminta kepada beliau makanan yang halal. Lalu Nabi SAW. bersabda kepada mereka:
"Makanan halal untuk kalian adalah semua tulang hewan yang disembelih dengan menyebut nama Allah. Ketika tulang itu kalian ambil, akan penuh dengan daging. Sementara kotoran binatang akan menjadi makanan bagi hewan kalian." (HR Muslim).
Dalam Al Quran disebutkan: "Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripadaKu, sedang mereka adalah musuhmu?" (QS. Al-Kahfi: 50).
5. Bersama ManusiaHal ini sebagaimana dalam hadis: Dari Ibnu Mas'ud RA, dia berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Tidak seorang pun diantara kalian kecuali bersamanya ada qarinnya dari Jin."
Para sahabat bertanya: "Engkau juga wahai Rasulullah? jawab Rasulullah: "Saya juga demikian, tetapi Allah telah menolong saya mengatasinya sehingga saya selamat, maka ia tidak menyuruhku kecuali kepada yang baik." (HR Muslim).
6. Diciptakan untuk Menyembah Allah SWTAllah berfirman: "Telah Ku ciptakan jin dan manusia, hanya untuk menyembahKu." (QS adz-Dzariat: 56).
7. Punya Akal dan NafsuAda jin dan manusia yang mukmin dan ada yang kafir, ada yang taat ada pula yang suka maksiat, ada yang pintar dan ada pula yang bodoh.
Dalam Al Quran diterangkan: "Katakanlah (Muhammad), "Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan)," lalu mereka berkata:
"Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Al-Qur’an), yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Tuhan kami." (QS Al-Jinn: 1-2).
Di ayat lain disebutkan: "Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barangsiapa yang yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus. Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam." (QS Al-Jin: 14).
8. Mempunyai RasulAllah berfirman: "Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini?
Mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir." (QS. AlAn’am: 130).
9. Punya Hati, Mata dan TelingaDalam Al Quran disebutkan: "Sungguh Kami jadikan kebanyakan jin dan manusia sebagai penghuni jahanam, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah).
Mereka mempunyai mata tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah makhluk yang lalai." (al-A’raf: 179).
(bal)