Cinta merupakan warna-warna indah yang mampu menutupi kesuraman hidup. Beribu kisah cinta yang mewarnai kehidupan insan di dunia adalah bukti betapa cinta menjelma menjadi satu kekuatan dahsyat.
Sesungguhnya cinta itu suci. Sayangnya, banyak orang menyalahartikan ketulusan cinta. Atas nama cinta yang tulus, beberapa orang menuntut "pengorbanan" dari orang yang mereka kasihi. Inilah tipu daya berkedok cinta suci yang ditiupkan hawa nafsu.
Cinta Allah itu adalah cinta yang tidak terbatas. Hakikat dan besarnya tidak bisa dipersamakan dengan kasih sayang siapapun.
Allah tidak membiarkan manusia berjalan "sendirian". Dia mengaruniakan "teman terbaik" yang akan menemani manusia menuju jalan kebahagiaan.
Allah memberi kasih sayang-NYA yang tak terbatas agar kita bersyukur. Dan syukur yang paling utama adalah mengabdi dengan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun.
Allah selalu menjaga dan melindungi hambanya untuk keselamatan hamba itu sendiri.
Berkata Imam Syafi'i: "Ketika hatimu terlalu berharap kepada seseorang, maka Allah timpakan ke kamu pedihnya sebuah pengharapan. Supaya kamu mengetahui bahwa Allah sangat mencemburui hati yang berharap selain Dia. Maka Allah menghalangimu dari perkara tersebut agar kamu kembali berharap kepada-NYA."
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ أَلِهِ وَ سَلَّمَ :
إنَّ اللّه َ لَيَحمي عَبدَهُ المُؤمِنَ مِنَ الدُّنيا وهُوَ يُحِبُّهُ ، كَما تَحمونَ مَريضَكُم مِنَ الطَّعامِ وَالشَّرابِ تَخافونَهُ عَلَيهِ .
[مسند ابن حنبل ج 9 ص 158 ح 23683 ]
Rasulullah SAW bersabda :
"Sesungguhnya Allah melindungi hamba yang beriman dari dunia ini dan Dia mencintainya, sama seperti Anda melindungi orang sakit Anda dari makanan dan minuman yang Anda takuti." (HR.Imam Ahmad)
Saudaraku.... Mencintai Allah adalah setinggi-tingginya cinta. Sempurnakan cintamu pada Allah sebelum engkau melabuhkan cintamu pada makhluk-NYA
Cintailah Allah….!
A.Rahman Habsyi(bal)