LANGIT7.ID - , Jakarta - Komisi Penanggulangan
AIDS (KPA)
Kota Bandung mengeluarkan data dari total 5.943 kasus yang ada terdapat 414 kasus atau sebesar 6.97 persen mahasiswa Bandung yang terinfeksi
HIV.
Tingginya kasus HIV di tingkat
mahasiswa membuktikan bahwa penyebaran virus berbahaya ini sampai pada tahap yang mengkhawatirkan dan membahayakan.
Baca juga: Mengenal Terapi Anti Retroviral, Cara Cegah Penularan HIVHal tersebut dikatakan, karena HIV telah memasuki
kelompok perilaku risiko tinggi dengan tingkat penyebaran yang cepat dan telah memulai menyebar kepada hampir seluruh strata masyarakat, dari kelas bawah, kelas menengah hingga kelas atas.
CEO dan Founder Santri Motivator School
Ustadz Asroni Al Paroya mengatakan penyakit dan penyebaran virus HIV/AIDS dalam pandangan Islam sudah merupakan bahaya umum (al-dharar al-‘amm) yang dapat mengancam setiap orang tanpa memandang
jenis kelamin, usia dan profesi.
Dia melanjutkan, menyadari betapa bahayanya virus tersebut, maka ada kewajiban kolektif (fardhu kifayah) bagi semua pihak untuk mengikhtiarkan pencegahan terjangkit, tersebar atau tertularnya virus ini melalui berbagai cara termasuk melibatkan peran tokoh agama.
Baca juga: Ratusan Mahasiswa Bandung Terinfeksi, Kenali Gejala Awal HIVHal ini dilakukan, karena sebagai besar penyebab penyakit HIV/AIDS diakibatkan perilaku seksual yang diharamkan Islam.
"Maka cara dan upaya yang paling efektif untuk mencegahnya adalah dengan melarang perzinahan serta hal-hal lain yang terkait dengan perzinahan, seperti pornografi dan pornoaksi," ujar Ustadz Asroni kepada Langit7, Senin (29/8/2022).
Dalam surah Al-Anfal ayat 25 dijelaskan, "Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. (QS Al-Anfal: 25).
Menurut dia, pada dasarnya ajaran Islam sarat akan tuntunan untuk berpola hidup sehat secara jasmani dan rohani. Seperti mengajarkan untuk menghindari penyakit dan berobat jika sakit, bersabar serta banyak beristighfar jika mendapat musibah.
Baca juga: Anggota DPR: Kasus HIV Akibat Penyimpangan Seksual Terus Meningkat"Apabila sedang tertimpa musibah, termasuk jika sedang sakit, kita perintahkan untuk banyak bersabar sambil berikhtiar atau berobat," pungkasnya.
(est)