Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

PBB Sebut China Lakukan Kejahatan Kemanusiaan di Xinjiang

Garry Talentedo Kesawa Kamis, 01 September 2022 - 12:05 WIB
PBB Sebut China Lakukan Kejahatan Kemanusiaan di Xinjiang
Ilustrasi penindasan terhadap muslim Uighur oleh pemerintah China. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan China melakukan pelanggaran kemanusiaan terhadap Uighur dan kelompok etnis mayoritas Muslim lainnya di wilayah barat Xinjiang. Laporan ini telah lama ditunggu-tunggu terkait dugaan pelanggaran hak serius dan penyiksaan dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir dari AP, Kamis (1/9/2022), penahanan diskriminatif yang dilakukan China bisa jadi merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Laporan kantor hak asasi manusia PBB ini menjadi perhatian mendesak global terhadap pelanggaran hak asasi dalam kampanye Beijing untuk membasmi terorisme.

Baca Juga: Masyarakat Sipil Punya Peran Suarakan Dukungan untuk Uighur

Kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet, menepis beberapa seruan China agar kantornya menahan laporan tersebut, mengikuti perjalanannya sendiri yang banyak dikritik ke Xinjiang pada bulan Mei. Beijing berpendapat laporan itu adalah bagian dari kampanye Barat untuk mencoreng reputasi China.

Laporan tersebut telah mempengaruhi hubungan diplomatik dengan Barat atas hak-hak penduduk asli Uighur dan kelompok etnis lainnya di kawasan itu. Tetapi, laporan setebal 48 halaman itu datang dengan persetujuan PBB dan negara-negara anggotanya, termasuk China.

"Penolakan berulang-ulang Beijing terhadap krisis hak asasi manusia di Xinjiang semakin hampa dengan pengakuan lebih lanjut atas bukti kejahatan yang sedang berlangsung terhadap kemanusiaan dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya di kawasan itu," ujar Agnes Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International dalam sebuah penyataan.

Laporan PBB menyatakan pelanggaran hak asasi manusia yang serius telah dilakukan di Xinjiang di bawah kebijakan China untuk memerangi terorisme dan ekstremisme, yang memilih Uighur dan komunitas mayoritas Muslim lainnya, antara 2017 dan 2019.

Baca Juga: Dubes Tiongkok Bantah Terjadi Pembatasan Ibadah Muslim Uighur

Laporan tersebut mengutip "pola penyiksaan" dengan apa yang disebut Beijing sebagai pusat pelatihan kejuruan. Itu merupakan bagian dari rencana China yang terkenal untuk meningkatkan pembangunan ekonomi di kawasan itu dan menunjuk pada tuduhan penyiksaan atau perlakuan buruk, termasuk kasus kekerasan seksual.

Laporan PBB juga memperingatkan bahwa penahanan sewenang-wenang dan diskriminatif terhadap muslim di Xinjiang, melalui langkah-langkah yang melucuti hak-hak dasar mereka merupakan kejahatan internasional. Khususnya kejahatan terhadap kemanusiaan.

Laporan itu meminta China untuk membebaskan semua orang yang ditahan secara sewenang-wenang. Selain itu, China juga diminta mengklarifikasi keberadaan orang-orang yang hilang agar para keluarga bisa mencari informasi tentang mereka.

Kantor hak asasi mengatakan tidak dapat mengkonfirmasi berapa banyak orang yang ditahan di kamp-kamp interniran di Xinjiang. Namun, bisa diperkirakan bahwa pola penahanan sewenang-wenang skala besar terjadi setidaknya antara 2017 dan 2019.

Baca Juga:

Masyarakat Uighur Desak ICC Lakukan Hal Ini Pada China

Geram atas Penghancuran Masjid Xinjiang, Muslim AS Boikot Hilton


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)