Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 Juli 2026
home global news detail berita

Angka Kasus Kematian Covid-19 Melonjak akibat Laporan Tak Real Time

Muhajirin Jum'at, 13 Agustus 2021 - 00:46 WIB
Angka Kasus Kematian Covid-19 Melonjak akibat Laporan Tak Real Time
Pihak keluarga dan kerabat menyaksikan pemakaman korban COVID-19 dari kejauhan di pemakaman khusus Covid-19 TPU Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/7/2021). Foto: Antara/Yulius
LANGIT7.ID, Jakarta - Lonjakan kasus kematian Covid-19 di Tanah Air disebabkan akumulasi data yang belum dilaporkan sebelumnya. Dalam tiga hari terakhir, Pemerintah Indonesia melaporkan lebih dari 1.000 kasus kematian per hari akibat Covid-19.

Tenaga Ahli Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Panji Fortuna Hadisoemarto mengklaim pelaporan kasus kematian yang dilakukan daerah tidak real time dan merupakan akumulasi dari bulan-bulan sebelumnya. Hal itu terlihat dari analisis data pada National All Record (NAR), yang merupakan sistem pelaporan kasus milik Kemenkes.

Baca Juga: Satgas Covid-19: Kasus Aktif di Indonesia Turun 25,77 Persen

Dia mencontohkan angka kematian pada 10 Agustus 2021 sebanyak 2.048 kasus yang sebagian besar bukan terjadi pada hari itu. Kasus kematian terbanyak disumbang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Bahkan 10,7 persen di antaranya berasal dari kasus pasien positif yang sudah tercatat di NAR lebih dari 21 hari namun baru terkonfirmasi dan dilaporkan pasien meninggal," kata Panji melalui siaran pers, Kamis (12/8/2021) malam.

Baca Juga: Yusril Protes Indikator Kematian Covid-19 Dihapus Walau Sementara

Dia juga menuturkan, 94 persen angka kematian yang dilaporkan Kota Bekasi, Jawa Barat pada 10 Agustus 2021 tidak terjadi pada hari itu. Hal serupa juga terjadi di Kalimantan Tengah, yakni 61 persen dari 70 kasus kematian pada hari tersebut terjadi lebih dari 21 hari sebelumnya namun statusnya baru diperbarui. Kemenkes, kata dia, juga masih mengonfirmasi lebih dari 50.000 kasus aktif yang tercatat selama 21 hari namun statusnya belum diperbarui.

"Jadi beberapa hari ke depan akan ada lonjakan di angka kematian dan kesembuhan yang bersifat anomali dalam pelaporan perkembangan kasus Covid-19, tapi ini akan membuat pelaporan kita lebih akurat," ujarnya.

Baca Juga:

Data Sebut Mayoritas Kasus Kematian Covid-19 pada Orang Belum Divaksin


Ibu Positif Covid-19 Jangan Cemas, Masih Bisa Menyusui Bayi

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan