Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Gus Baha: Penting, Menjaga Niat Selalu Taat kepada Allah dalam Hidup

arif purniawan Jum'at, 09 September 2022 - 17:14 WIB
Gus Baha: Penting, Menjaga Niat Selalu Taat kepada Allah dalam Hidup
Gus Baha (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Orang yang komitmennya menuju Allah dan Rasul, kemudian dalam perjalan hidupnya diniatkan menuju Allah dan Rasul, maka oleh Allah akan diberikan ganjaran yang setimpal.

Hal tersebut dikatakan Pengasuh LP3iA Narukan, Rembang, Gus Baha dalam tauziahnya.

Menurut Gus Baha, jika orang yang komitmennya hanya urusan duniawi, atau hanya perempuan, nanti dia mati juga dengan status itu.

“Lha itu yang paling berbahaya dalam hidup. Sehingga niat itu harus kita jaga,” kata Gus Baha dikutip Jumat, (9/9/2022).

Gus Baha menyampaikan, tren orang mukmin yang hidupnya 60-80 tahun, kira-kira yang mati 70 tahun masuk surga selamanya atau tidak?

Baca juga: Gus Baha Tegaskan Bahwa Santet Tidak Ada

Hal ini pun menjadi perdebatan orang ahlusunnah dan aliran muktazilah dan endingnya orang Muktazilah taubat gara-gara hubungan amalan dan masuk surga. Orang muktazilah berkeyakinan orang masuk surga karena amalnya.

“Orang ahlusunnah berpendapat orang masuk surga karena anugerah Allah dan karena niat. Lalu didebat orang muktazilah, orang masuk surga karena apa? karena amalnya dia baik,” jelasnya.

Allah bertanya sama seorang hamba, ada orang yang tidak pernah maksiat, beribadah terus. “Cung kowe neng surgaku. Tapi hanya 70 tahun. Kok bisa Gusti kan engkau janji, di surga itu selama lamanya,” tanya hamba tadi penasaran.

Lalu Allah menjawab “Karena kamu percaya surga itu karena amalmu. Amalmu di dunia itu hanya 70 tahun. Sesuai keyakinanmu karena surga sesuai amalmu. Yang tidak bisa habis itu rahmat-Ku,”.

Oleh orang ahlusunnah, kemudian menganalisisi doa-doa para wali Allah yang mashur.

“Ya Allah, Engkau tahu taat saya ini tidak selalu konsisten. Tapi engkau tahu, bahwa komitmen saya meski tidak kesampaian ingin selalu taat,”.

Sehingga walaupun amal itu itu anya 70 tahun, tapi niat kita, andaikan hidup kita selama-lamanya akan iman terus. karena niat kita itu iman terus, maka akan diganjar surga selama-lamanya.

Sementara, orang kafir, selama hidup selamanya akan selalu maksiat terus, tidak pernah ditegur pangeran. karena niatnya maksiat terus dan pikiran dia kalau ada kesempatan maksiat terus. maka dia disiksa di neraka juga selama-lamanya.

Makanya itu sabda Nabi: “Kalau ada orang Soleh, ikut kena likuefaksi (tanah longsor atau gempa bumi). Allah tetap detail niatnya, yang maksiat dihitung sebagai azab. yang iman dihitung sebagai sahid. itu munaqosyah, atau tetap tahu detail,” .

Kenapa Allah menghormati niat?.

Baca Juga: Termasuk Dosa Syirik, Ini Ancaman Bagi Muslim Percaya Dukun

Jawabannya gampang. "Semisal ada orang benci sama kamu. Terus jarak 3 meter dia meludah, cuih. Kamu mangkel/jengkel tidak? kamu orang waras. Kesal, kan itu ekspresi," ujar Gus Baha.

Suatu ketika sahabat mau membunuh katak dan nabi itu melarang. “Jangan kau bunuh kodok,” kata Nabi.

Tapi Asiyah Ra itu kegiatannya membunuh cicak, dan itu menjadi cerminan ekspresi. Menurut Gus Baha, kenapa nabi melarang membunuh kodok dan membiarkan Aisyah membunuh cicak ini ada sejarahya.

Suatu ketika Nabi Ibrahim ketika dibakar Raja Namrud itu apinya kayak apa?.
Kodok mengambil air disungai dan disemprotkan ke api, dan itu tidak berefek karena api tetap berkobar. Tapi Allah menghargai kodok. "Lha sementara cicak itu datang ikut meniup api, itu kan kurang ajar," ujar Gus Baha.

Niatnya kodok diapresiasi Allah karena mencintai kekasih Allah (Ibrahim). Sementara cicak disebut pembenci.

“Kita dalam hidup seperti itu, kamu ngaji tetap dihitung mencintai Allah SWT dan nabi. Tidak penting kamu taat atau tidak? Makanya ngaji penting, jangan kamu kira semua perilaku itu menunggu akibat, tidak. Status itu dihitung oleh Allah,” papar Gus Baha.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)