Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home lifestyle muslim detail berita

Ini Alasan di Balik Perintah Jauhi Makan Makanan dan Harta Haram

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 10 September 2022 - 06:06 WIB
Ini Alasan di Balik Perintah Jauhi Makan Makanan dan Harta Haram
Ilustrasi menerima uang suap. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Dalam ajaran Islam, mengkonsumsi makanan halal itu sangat penting sebagai bukti keimanan. Perintah tersebut tertulis dengan jelas dalam firman Allah SWT, surat Al-Mu'minun ayat 51,

"Wahai para rasul! Makanlah dari (makanan) yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al-Mu'minun: 51).

Anjuran memakan makanan yang halal juga disebutkan dalam hadist,

“Setiap tubuh yang tumbuh dari (makanan) yang haram, maka api neraka lebih utama baginya (lebih layak membakarnya).” (HR. At-Thabrani).

Baca juga: 2 Hal Ini Jadi Syarat Amal Ibadah Diterima Allah SWT

Pendakwah, Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri mengatakan dua perintah dalam surat Al Mu'minun ayat 51 tersebut dijelaskan untuk memakan makanan yang baik dan halal serta beramal soleh.

Menurut dia, ini menunjukkan secara tersirat bahwa ada hubungan antara makanan dan harta yang di dapatkan dengan semangat beribadah.

"Apabila kita mendapatkan harta yang haram dan makanan yang kita konsumsi adalah makanan yang haram, makanannya itu akan menjatuhkan semangat kita dan menjatuhkan animo kita dalam beribadah kepada Allah SWT," ujar Ustadz Dzikri.

"Begitu juga ketika kita makan makanan yang halal, rezeki yang kita dapatkan walaupun sedikit Allah akan berkahi," lanjut Ustadz Dzikri seperti dikutip dalam YouTube Yufid.TV-Pengajian & Ceramah Islam, Sabtu(10/9/2022).

Baca juga: Masjid Sahid, Pengingat Ibadah di Tengah Hiruk Pikuk Ibu Kota

Jika hal tersebut diterapkan, maka akan membuat Anda mudah untuk bangkit dalam menjalankan kebaikan-kebaikan maupun perintah Allah SWT, seperti salat, berpuasa dan lainnya.

"Ingat, harta dan makanan yang halal itu sangat mempengaruhi semangat kita dan kemampuan kita untuk beribadah kepada Allah SWT," ucapnya.

Karena itu Ustadz Dzikri berpesan untuk mengevaluas makanan dan harta yang didapatkan. Ketika kita menerima uang haram atau suap, sebaiknya direnungkan akibat-akibatnya nanti.

"Pertaruhan yang kita lakukan ketika makan harta yang haram sangat mahal, hal tersebut berhubungan bagaimana kita bangkit menghindari dosa dan menjalankan ibadah," pungkasnya.

Baca juga: 5 Tujuan saat Berwisata, Jadikan Jalan-Jalan Bernilai Ibadah

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan