LANGIT7.ID - , Jakarta - Semasa hidup di dunia, manusia seakan tak pernah kesepian. Saat kesusahan, ada kerabat membantu. Ketika merasa
bahagia, banyak orang berdatangan.
Namun saat tiba
ajalnya, manusia akan sendirian. Bahkan sampai di
akhirat pun, manusia menghadapi pertanggungjawabannya selama di dunia seorang diri.
Baca juga: Ingin Anak Jadi Hafidz, Rey Mbayang: Sebaik-baik Pedoman Itu AlquranAllah SWT berfirman,
وَلَقَدۡ جِئۡتُمُوۡنَا فُرَادٰى كَمَا خَلَقۡنٰكُمۡ اَوَّلَ مَرَّةٍ
"Dan kamu benar-benar datang sendiri-sendiri kepada Kami sebagaimana Kami ciptakan kamu pada mulanya.." (Surat AL-An'am ayat 94).
Pengusaha dan
hafidz Quran,
Taqy Malik menjabarkan, ketika manusia dibangkitkan dari dalam
kubur dan dipanggil lalu dihadapkan kepada Allah SWT semuanya berdiri dalam keadaan sendirian.
"Bahkan sahabat yang kita cintai selama di dunia yang begitu erat tak terpisahkan, tapi saat dihisab nanti (di akhirat) mereka tidak peduli dengan kita," tutur Taqy, mengutip dari unggahannya di akun Instagram pribadinya @taqy_malik, Rabu (14/9/2022).
Ia menambahkan, baik saudara bahkan orang tua termasuk anak-anak semasa di dunia tak akan peduli saat dihisab nanti. Allah SWT mengatakan, dalam surat 'Abasa ayat 34 hingga 37.
Baca juga: Rumah Tahfidz Darul A'Shom Bantu Tunarungu Baca Alquranيَوْمَ يَفِرُّ ٱلْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ
"Pada hari itu manusia lari dari saudaranya (34)"
وَأُمِّهٖۦ وَأَبِيْهِ ﴿عبس
"dan dari Ibu dan Bapaknya (35)"
وَصٰحِبَتِهٖۦ وَبَنِيْهِ
"dan dari istri dan anak-anaknya (36)"
لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيْهِ
"Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang menyibukkannya (37)"
Baca juga: Kisah Pangeran Sultan, Muslim Pertama Khatam Alquran dan Shalat di Luar AngkasaMeski demikian, Taqy menuturkan, ada satu golongan, yang ketika mereka menghadap kepada Allah SWT tidak sendirian.
"Dia orang yang selama di dunia cinta dan bersahabat dengan
Al Quran," ucapnya.
(est)