LANGIT7.ID, Jakarta - Pendakwah
Buya Yahya mengecam jemaah yang terlambat datang ke masjid saat salat Jumat. Terlebih mereka yang tiba ketika khutbah hampir selesai jelang iqamah.
Dia menyayangkan keterlambatan jemaah
salat Jumat. Sebab terlepas apa pun alasannya, salat Jumat mesti ditegakkan dengan mengikuti setiap rukunnya.
"Anda itu lelet dan pemalas dan ini tidak boleh terus diulang," ujar dia dikanal YouTubenya, Jumat (16/9/2022).
Salat berjamaah pada umumnya berbeda dengan salat berjamaah Jumat. Di mana makmum masbuk tetap sah pada salat jemaah lainnya seperti Zuhur.
Baca Juga: 5 Tips Pilih Busana Kerja Sekaligus untuk Salat Jumat"Termasuk bila imam sudah masuk dalam tahiyat akhirnya, maka tetap sah dan Anda mendapatkan pahala Zuhur. Tapi salat Jumat tidak demikian."
"Sebab Anda harus mendapatkan satu rakaat. Sehingga tinggal menyambung satu rakaat yang tertinggal tadi," tambahnya.
Adapun bila jemaah sudah tertinggal rukuk di rakaat kedua, lanjut dia, maka salatnya tetap sah. Namun, dia harus menambah kekurangan 4 rakaat salat Zuhur.
Seorang muslim dianjurkan mengikuti amalan sunnah di hari Jumat, berikut amalan-amalan terbaik itu:
1. Mandi JumatMandi Jumat sangat dianjurkan bagi laki-laki yang hendak menjalankan ibadah salat Jumat. Diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang mendatangi salat Jumat baik laki-laki maupun wanita maka hendaklah mandi." (HR Ibnu Hibban).
2. BersiwakDi dalam hadits yang berasal dari Abu Sa'id, Rasulullah SAW bersabda: "Mandi pada hari Jumat wajib atas setiap orang yang balig, juga bersiwak dan mengenakan wewangian keluarganya."
3. Gunting kuku dan mencukur kumisHari Jumat dijadikan sebagai hari bersih-bersih. Selain mandi hari Jumat juga sunnah melakukan gunting kuku dan mencukur kumis. Hal ini bisa dilakukan sebelum, ketika, atau setelah mandi. "Adalah Rasulullah SAW memotong kuku dan mencukur kumis pada hari Jumat sebelum beliau pergi salat jumat." (HR Baihaqi dan At-Thabrani)
4. Memakai pakaian terbaik dan wewangianSetelah bersih-bersih diri, sunnah selanjutnya adalah menggunakan pakaian terbaik dan wewangian, khususnya dalam rangka berangkat salat Jumat.
Dalam hadits juga disebutkan, Rasulullah SAW pernah bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang mandi di hari Jumat dan bersuci semampunya, lalu memakai minyak rambut atau minyak wangi kemudian berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian salat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
5. Berangkat ke masjid lebih awalSunnah selanjutnya adalah dianjurkan untuk berangkat ke masjid lebih awal dan disunnahkan berjalan kaki. Namun bukan berarti harus berjalan kaki, jika jauh jaraknya dan tidak memungkinkan berjalan kaki, menggunakan kendaraan juga tidak masalah. Terpenting lebih awal berangkatnya.
Diterangkan dalam hadits yang berasal dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan pergi ke masjid di awal waktu.
“Siapa yang berangkat Jumat di awal waktu, maka ia seperti berqurban dengan unta. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kedua, maka ia seperti berqurban dengan sapi. Siapa yang berangkat Jumat di waktu ketiga, maka ia seperti berqurban dengan kambing gibas yang bertanduk. Siapa yang berangkat Jumat di waktu keempat, maka ia seperti berqurban dengan ayam. Siapa yang berangkat Jumat di waktu kelima, maka ia seperti berqurban dengan telur.” (H.R Bukhari dan Muslim).
(bal)