LANGIT7.ID, Jakarta - Jelang Muktamar ke-16 Persis, nama Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Waketum PP Persis), Ustaz Jeje Zaenudin tengah mencuat di antara kader-kader terbaik jam’iyyah lainnya. Calon kuat pemimpin Persis ini dikenal sebagai pribadi yang ramah dan bersahabat dengan siapapun, termasuk para pimpinan Ormas Islam.
Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin mengungkapkan bahwa Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Seni Budaya dan Peradaban Islam (SBPI) ini memiliki pemahaman Islam yang mendalam dan mumpuni.
"Beliau salah satu dari pemimpin Persis yang luar biasa masyaAllah, dan beliau memiliki hubungan baik dengan teman-teman juga pemikiran pendidikannya tentang hukum bagus sekali," kata Ustaz Zaitun Rasmin saat di wawancara
Langit7, Rabu (21/9/2022).
Baca Juga: Dicalonkan sebagai Ketum, Ustaz Jeje: Tak Ada Alasan untuk MenolakSelain itu, lanjut Ustaz Zaitun, penyampaian dakwah Ustaz Jeje mudah sangat mudah dicerna bagi orang awam yang tengah mendalami Islam. Pemaparan kepada para jamaah pun ramah dan berkesan mengajak, sehingga penyampaian dakwahnya mudah diterima oleh banyak orang.
"Sangat baik persuasi dia, pandangan Islam wasatiyah yang membangun," tutur Ustaz Zaitun.
Sebelumnya, Ustaz Jeje menegaskan, ia meminta umat untuk membiarkannya berjuang di jalan dakwah tanpa ‘panggung kehormatan’
“Sekiranya umat memandang bahwa kedudukan ketum itu adalah sebuah panggung kehormatan untuk membanggakan diri sehingga harus diperebutkan, bagi saya berjuang tanpa ‘panggung formal kepemimpinan’ akan jauh lebih ringan pertanggung jawabannya di sisi Allah daripada diberi jabatan formal,” ucapnya belum lama ini.
Baca Juga: Abdul Muti: Ada 94 Kandidat di Muktamar MuhammadiyahNamun, melalui pendekatan yang instensif, salah satunya dari jajaran Pimpinan Wilayah Persis DKI Jakarta, Ustaz Jeje mulai melunak dan menyatakan kesediaannnya untuk didorong jadi calon Ketua Umum PP Persis pada Muktamar XVI Persis.
Ustaz Jeje menyatakan, tak ada lagi alasan untuk menolak dan ia bersedia untuk konsisten pada kedudukannya menjadi calon Ketua Umum PP Persis pada Muktamar XVI Persis.
“Saya konsisten dan tidak pernah berambisi apalagi meminta-minta dukungan untuk kedudukan ini. Tapi jika benar-benar faktanya menunjukkan semua elemen Jamiyah mayoritas telah sepakat, para ulama dan sesepuh telah merestui, kemudian Allah telah menakdirkan, ini berarti suatu macam amanah yang besar dari umat, maka saya tidak punya alasan lagi untuk menolak dari menerima amanah ini,“ kata Ketua STAIPI Jakarta ini.
Baca Juga: Kemenag-PPIU Bahas Mitigasi Persoalan Umrah 1444 H, Ini Hasilnya(zhd)