LANGIT7.ID, Jakarta - Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48 akan digelar di Solo pada 18 hingga 20 November 2022 mendatang. Sekretaris PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu'ti mengungkapkan hingga kini sudah muncul 94 calon kandidat ketua umum yang dianggap memenuhi syarat dan bersedia.
Nama mereka nantinya akan dibawa ke sidang tanwir pada 18 November. Disana nanti diseleksi menjadi 39 orang. Kemudian nama-nama ini akan dibawa ke muktamar untuk dipilih menjadi 13 nama.
"Soal nanti siapa ketua umumnya, nanti diputuskan dari ke 13 orang yang sudah dipilih dalam muktamar nanti," ujar Abdul Mu'ti saat ditemui
Langit7 di Aula Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta baru-baru ini.
Lebih lanjut, dia menyampaikan harapannya untuk muktamar tahun 2022 ini, agar menjadi muktamar yang berkeadaban, menggambarkan Muhammadiyah dan Aisyiyah sebagai gerakan Islam yang berkemajuan.
Baca Juga: Makna Tema Muktamar Muhammadiyah: Memajukan Indonesia, Mencerahkan Semesta"Kami berharap ini menjadi muktamar yang bersih dari sampah, bersih dari money politik, dan muktamar yang bersih dari intrik politik," katanya.
Untuk para kandidat, Abdul Mu'ti berharap siapapun yang terpilih adalah pemimpin yang dapat membawa Muhammadiyah lebih maju di tingkat nasionalbahkan di level internasional.
"Mudah-mudahan dapat terpilih pemimpin-pemimpin yang terbaik untuk membawa Muhammadiyah lebih maju lagi ke di masa depan dan membuat program-program kerja umum serta program Muhammadiyah ke depan menjadi bagian dari panduan kita bersama-sama. Agar Muhammadiyah bisa berperan lebih besar dalam kehidupan dan level internasional," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo dan Airlangga Bertemu Empat Mata, Bahas Apa?(zhd)