Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Menjernihkan Makna dan Posisi Politik Identitas

fajar adhitya Sabtu, 24 September 2022 - 23:05 WIB
Menjernihkan Makna dan Posisi Politik Identitas
diskusi buku Politik Identitas: Dalam Perspektif Al-Quran dan Teori Modern di Hotel Alia, Cikini, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2022). (Foto: Langit7.id/Suandri)
LANGIT7.ID, Jakarta - Penerbit buku Islam, Pustaka Al-Kautsar menggelar diskusi buku "Politik Identitas: Dalam Perspektif Al-Qur'an dan Teori Modern", Ahad (24/9/2022). Selain penulis, Eman Sulaeman, diskusi menghadirkan pengamat politik Rocky Gerung dan Ray Rangkuti dengan moderator wartawan senior Hersubeno Arief.

Penulis buku tersebut di atas, Eman Sulaeman, mengatakan politik identitas selalu menjadi isu yang ramai diperbincangkan menjelang hajat politik. Banyak kalangan seperti masyarakat awam, pengamat, akademisi, politisi khawatir politik identitas akan memicu perpecahan bangsa.

Baca Juga: Bias Politik Identitas di Indonesia, Selalu Dikaitkan pada Agama

"Politik identitas diangap sebagai biang pemecah belah bangsa, bibit pergesekan. Sehingga mereka yang menolak mengampanyekan jangan menggunakan politik identitas di hampir semua tempat digaungkan itu," kata Eman di Hotel Alia, Cikini, Jakarta Selatan.

Lewat bukunya, Eman mencoba menjernihkan dan mendudukkan kembali posisi politik identitas sebagai sebuah diskursus. Apakah yang dimaksud politik identitas itu, apakah penggunaan politik identitas terlarang, sesuatu yang tabu, atau boleh-boleh saja, serta bagaimana politik identitas dalam pandangan Islam. "Ini kita harus bukukan dulu, makna dan posisinya," ucap Eman.

Menurut Eman, pada awalnya politik identitas berada dalam posisi netral. Sebab, identitas sejatinya melekat dalam setiap pribadi manusia, entah itu identitas warna kulit, latar belakang suku, bangsa, bahasa, dan agama sekalipun. "Artinya buat saya ini harus kita dudukkan supaya kemudian kita bisa tempatkan politik identitas secara benar," lanjutnya.

Baca Juga: Aksi Demonstrasi Kian Meningkat, Negara Diminta Lindungi Ruang Berpendapat

Eman menguraikan, buku "Politik Identitas: Dalam Perspektif Al-Qur'an dan Teori Modern" secara garis besar mengulas empat hal. Mulai dari sejarah politik identitas, pandangan para pakar dalam memandang identitas, realitas politi identitas dalam kancah nasional dan global, dan bagaimana politik identitas yang seharusnya.

Pada bagian akhir, Eman menguraikan tentang keniscayaan politik identitas. "Di akhir saya ingin menarik kesimpulan bahwa kalau dihidupkan secara benar politi identitas tidak ada masalah," tutur Eman.

Baca Juga:

UAS: Demokrasi Seharusnya Membuka Kebebasan Berpikir

Rocky Gerung Sebut Islam Identitas Politik Kebangsaan

UAS: PT 20 Persen Monarki Berkedok Demokrasi


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)