LANGIT7.ID - , Jakarta - Umumnya, hubungan anak laki-laki dan sang
ayah cukup dekat saat mereka masih berusia
anak-anak. Namun, seiring berjalannya waktu, di mana ayah dan anak disibukkan dengan aktivitas, membuat hubungan keduanya mulai berjarak.
Saat hubungan tersebut renggang, siapa yang harus memulai memperbaikinya lebih dulu?
Penceramah dan Konsultan Penanggulangan&Penyalahgunaan Narkoba,
Ustazah dr Aisah Dahlan menjelaskan untuk memperbaikinya tergantung dari situasi. Biasanya, menurut pengalaman yang pernah dilaluinya, kebanyakan anak-anak yang memulai terlebih dulu. Pasalnya, anak lebih mudah untuk dibujuk.
Baca juga: Agar Anak Suka Baca Buku, Aisah Dahlah: Mulai dari Orang Tua"Memang akan lebih sering anak laki-laki yang menyapa duluan karena lebih lebih enak dan mudah untuk membujuk mereka," ujar Ustazah Aisah dalam acara bertajuk Naluri Pengasuhan Ayah, yang diikuti Langit7.id, Selasa (27/9/2022) kemarin.
Praktisi Neuroparenting Skill ini pun membagikan kiat agar anak laki-laki mulai merekatkan hubungan yang renggang dengan sah ayah. Cara paling efektif menurut Ustazah Aisah adalah dengan membisiki si anak.
Menurut Ustazah Aisah, anak laki-laki sulit menerima nasehat dari
perempuan, meski ibunya sendiri, di depan orang lain. Jadi, lanjutnya, alih-alih meminta anak menyapa sang ayah di depan ayahnya.
"Banyak ibu-ibu yang seperti itu. Anaknya lewat terus anaknya disuruh salim bapaknya karena anaknya lewat gitu aja. Terus kita memberikan kata-kata misal tidak sopan. Pernyataan seperti itu akan membuat mereka tidak suka karena sudah
dewasa atau
remaja, lain halnya kalau mereka masih kecil," lanjut penulis buku Maukah Jadi
Orang Tua Bahagia? ini.
Baca juga: Bisa Hilangkan Ruang Privasi, Hati-Hati Bagikan Momen Anak di MedsosBeda halnya, terang Ustazah Aisah, bila ibu membisiki sang anak untuk mencium tangan ayahnya, tanpa sepengetahuan ayah.
"Kalau mereka misalnya ke dapur kita susul ke dapur terus bisik-bisik bilang salam ke ayah, mereka pasti akan mau. Itu kuncinya anak laki-laki tidak sukai ditegur depan orang. Jadi bisik-bisik ya kalau ingin memberitahukan ke anak laki-laki untuk memulai hubungan baik dengan ayahnya," pungkas Ketua AIRI (Assosiasi Rehabilitasi Sosial Narkoba Indonesia).
(est)