LANGIT7.ID - , Jakarta -
Buku adalah jendela dunia, menjadi pepatah ajakan membaca buku yang kerap didengungkan. Selain menambah ilmu,
membaca buku juga dapat melatih kerja otak menjadi lebih optimal, terlebih pada anak-anak.
Mengajarkan anak membaca buku sejak dini pun menjadi hal yang penting. Namun, teknik mengajarkan membaca saat ini jauh lebih sulit dibanding zaman dulu di mana belum ada teknologi
internet.
Baca juga: Ingin Punya Anak Cinta Ilmu dan Suka Baca Buku? Begini CaranyaDiketahui, anak-anak saat ini lebih dekat dengan internet daripada buku. Inilah yang kemudian menjadi tantangan bagi para
orang tua, mengalihkan kesukaan anak-anak dari internet ke buku.
Menurut pakar parenting sekaligus penulis buku
dr Aisah Dahlan mengajarkan anak membaca buku di era
teknologi yakni dengan cara memberikan contoh dari orang tua.
Artinya, lanjut Aisah, orang tua juga harus membaca buku agar anak bisa menirunya, sebab pada dasarnya anak adalah peniru ulung.
"Harus lihat bapak ibunya membaca, kalau tidak susah. Jadi orang tua harus mencontohkan kalau menginginkan anak rajin membaca buku. Anak itu kan peniru," ujar Ustadzah Aisah kepada Langit7 di Jakarta, Jumat (5/8/2022).
Baca juga: Kala Anak-anak Demo Protes Orang Tua yang Terlalu Sibuk dengan GadgetSelain itu, kata dia karena ini merupakan era teknologi maka pola membaca anak juga harus dikombinasikan dengan
gawai agar tidak bosan.
"Tapi untuk sekarang ini, tidak bisa semuanya membaca dengan buku karena pasti dia bosan, jadi harus ada kombinasi dengan gawai dan buku real," pungkasnya.
(est)