LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan kepada setiap korban jiwa sebesar Rp50juta sebagai tanda belasungkawa
tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
"Ini akan segera dilaksanakan tinggal kita mencocokan dulu data-data administratif dengan Pemda atau dengan lain yang mengurus," kata Mahfud dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/10/2022).
Presiden Jokowi pun turut mengapresiasi, lanjut Mahfud, kepada Pemerintah Daerah setempat dan sejumlah pejabat pusat yang terkait atas kesigapan mereka dalam menangani Tragedi Kanjuruhan.
Baca juga: Menkopolhukam Bentuk TGIPF, Ini Struktur AnggotanyaMahfud menuturkan, meski sudah berselang dua hari, namun suasana duka dan belasungkawa masih dirasakan oleh berbagai pihak hingga kini. Tak luput dia menyampaikan bahwa kini seluruh korban jiwa ataupun yang terdampak sudah teridentifikasi.
"Semua sudah ditangani, baik yang meninggal maupun yang harus dirawat di rumah sakit, serta pembenahan kembali secara fisik untuk dibersihkan stadion kanjuruhan," tuturnya.
Kerusuhan terjadi di
Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, usai laga derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, dengan skor akhir 2-3 untuk kemenangan persebaya, Sabtu (1/10/2022).
Ironisnya, saat mencoba menghalau Aremania untuk kembali ke tribun, aparat keamanan menembakan gas air mata ke arah tribun penonton.
Baca juga: Soal Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Sindir Stasiun TV Kejar RatingLangkah ini membuat Aremania panik berhamburan hingga bertumbuk di pintu keluar. Kondisi lorong stadion yang sempit dan pintu keluar yang sebagian masih dikunci membuat 125 orang meninggal dunia dan 323 korban luka.
(sof)