LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota DPR RI,
Said Abdullah, turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Tragedi memilukan tersebut menjadi pukulan telak bagi gelanggang sepak bola nasional.
"Turut duka yang mendalam terhadap para korban, baik yang meninggal maupun yang menjalani perawatan kesehatan. Kiranya pihak penyelenggara pertandingan, PSSI, Kemenpora, Pemda setempat dan masyarakat bergotong royong memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal, sekaligus bantuan pengobatan terhadap korban yang sedang dirawat di rumah sakit," kata Said Abdullah dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022).
Baca Juga: Membandingkan Sanksi PSSI ke Arema dan Kerusuhan Serupa di MesirMelihat dari tragedi tersebut, Said mengusulkan agar Liga 1 dihentikan sementara hingga FIFA selesai melakukan investigasi dan mengeluarkan rekomendasi. Hal itu semata-mata untuk menjaga kredibilitas kompetisi
sepak bola yang ada di Tanah Air.
"Penyelenggaraan kompetisi sepakbola profesional di Tanah Air kedepan tidak hanya mementingkan aspek bisnis, tetapi juga kepatuhan terhadap keseluruhan aturan FIFA dari semua pihak. Ini penting agar tragedi memilukan seperti di Stadion Kanjuruhan Malang tidak terulang kembali," ujar Politisi Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu.
Baca Juga: PT LIB Tunda Liga 2 Selama Dua PekanSaid juga mengusulkan jika liga kembali bergulir, maka
PSSI harus melakukan audit pelaksanaan setiap pertandingan sepakbola, saat mulai hingga selesai digelar. Said pun mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan pengawasan untuk membantu PSSI.
"Dan menghentikan pertandingan bila ada ketidakpatuhan terhadap peraturan FIFA. Langkah preventif ini untuk menghindarkan
tragedi Kanjuruhan terulang kembali. Semoga urun pikir atas tragedi pilu di Kanjuruhan dapat memberi pertimbangan yang produktif bagi seluruh pihak untuk kemajuan sepak bola nasional," tutur Said yang juga selaku Ketua Badan Anggaran DPR RI tersebut.
Baca Juga:
Ungkapan Duka Cita dari Klub dan Pesepak Bola Dunia atas Tragedi Kanjuruhan
FIFA Akhirnya Angkat Bicara Respons Tragedi Kanjuruhan
Klub Liga 1 Sebut Tak Ada Sepak Bola Seharga Nyawa(asf)