Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 16 Juni 2026
home masjid detail berita

UAH: Perkara Dunia Sudah Diatur, Akhirat Belum Ada Jaminan

Andi Muhammad Kamis, 06 Oktober 2022 - 23:00 WIB
UAH: Perkara Dunia Sudah Diatur, Akhirat Belum Ada Jaminan
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Setiap manusia yang ada di bumi Allah sudah memiliki takdir masing-masing. Mulai dari perkara jodoh hingga rezeki. Maka dari itu, untuk meraih semua hal tersebut umat Islam hanya perlu berikhtiar yang disertai doa.

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat atau yang akrab disapa UAH mengatakan, dunia ini sudah diatur dan manusia hanya tinggal berikhtiar saja. Yang demikian telah memiliki jaminan, seperti halnya jodoh.

"Jodoh diatur ikhtiarnya ta'aruf setelah itu kemudian jenjang pernikahan yang diisi dengan doa," kata UAH dikutip dalam penggalan ceramahnya di kanal Adi Hidayat Official, Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Minta Tragedi Kanjuruhan Diusut Profesional dan Proporsional

Lanjut UAH, dia menegaskan bahwa perkara yang belum diatur serta belum memiliki jaminan yakni akhirat. Akan tetapi justru banyak dari umat muslim yang gemar melakukan maksiat.

"Kata Ali bin Abi Thalib manusia ini umumnya pada aneh, sudah tahu belum jelas surga, tapi mengerjakan amalan yang menjauhkan dia dari surga," kata UAH.

Maka dari itu, setiap umat muslim wajib melakukan amalan baik dan tetap istiqamah berada di jalan Allah SWT. Ini agar mendapatkan jaminan tempat di surga-Nya kelak.

"Karena belum terjamin untuk antum surganya, maka antum harus lebih kerja keras dibandingkan pencarian dunia," ujar dia.

Baca Juga: Psikolog: Banyak Tulang Punggung Keluarga Jadi Korban Kanjuruhan

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 16 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:57
Ashar
15:18
Maghrib
17:50
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)