Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home masjid detail berita

Kandungan Surat Ali Imran Ayat 134: Sifat Hamba yang Bertakwa

redaksi Sabtu, 15 Oktober 2022 - 06:00 WIB
Kandungan Surat Ali Imran Ayat 134: Sifat Hamba yang Bertakwa
Ilustrasi memaafkan. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Islam menganjurkan umatnya untuk memelihara akhlak-akhlak mulia di antaranya bersikap ikhlas, sabar, dan pemaaf.

Kadang dalam kehidupan, seorang Muslim ditempatkan dalam kondisi yang pelik, di mana ia dituntut untuk ikhlas dan sabar. Bila berhubungan dengan kesalahan orang lain, kita dianjurkan untuk memaafkan dan tidak menyimpan dendam dalam hati.

Ada beberapa dalil dalam Alquran yang menerangkan akan ini, salah satunya adalah surat Ali Imran ayat 134.

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ

Allazina yunfiquna fiszarrai waddarrai wal kaziminal ghaiza wal 'afina' aninnas, wallahu yuhibbul muhsinin.

Baca juga: Tafsir: Syariat Islam Sempurna, Tidak Perlu Ditambah dan Dikurang

Artinya: (yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.

Berdasarkan penafsiran Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah menerangkan contoh sifat yang orang bertakwa adalah yang menafkahkan hartanya untuk mencari ridho Allah.

Juga orang-orang yang menahan amarahnya dengan bersabar sesuai kemampuan mereka untuk menampakkannya. Sehingga tidak ada satu pun yang terzalimi. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Sementara menurut tafsir Kementerian Agama, ayat ini menerangkan tentang sifat-sifat orang yang bertakwa adalah yang terus berinfak di jalan Allah, baik di waktu lapang atau saat sempit.

Baca juga: Tafsir An Nisa Ayat 59: Solusi Ketika Ada Perbedaan dalam Beragama

Selain itu, sifat orang bertakwa lainnya adalah yang menahan amarah akibat faktor apa pun yang memancing kemarahan dan memaafkan kesalahan orang lain.

Akan sangat terpuji orang yang mampu berbuat baik terhadap orang yang pernah berbuat salah atau jahat kepadanya. Karena Allah SWT mencintai, melimpahkan rahmat-Nya tiada henti kepada orang yang berbuat kebaikan.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)