LANGIT7.ID, Jakarta - Bintang sepak bola Nigeria, Ahmed Musa meresmikan
sekolah baru di Jos untuk masyarakat miskin dengan fasilitas pendidikan yang modern dan canggih. Penyerang skuad Super Eagle itu dikenal dermawan.
"Itu adalah satu-satunya sekolah yang saya ikuti ketika saya tumbuh dewasa. Ketika saya mendengar mereka ingin menjualnya, saya memutuskan untuk membelinya, dan melakukan apa yang Anda lihat di sana," kata Musa dikutip About Islam dari Sports Brief.
Pesepak bola muslim ini ingin memastikan hak-hak pendidikan kelompok masyarakat rentan terpenuhi.
Baca juga: Pengalaman Guru Besar UIN saat Nyantri: Suka, Duka, dan Bersejarah "Saya melakukan itu untuk memastikan orang miskin juga bisa merasakan jenis sistem pendidikan yang didapat orang kaya.”
Musa menambahkan, anak-anak dari latar belakang miskin di masyarakat sekarang akan memiliki kesempatan untuk belajar di lingkungan yang sama dengan anak-anak kaya. Penyerang berusia 30 tahun itu berbagi foto di media sosial, menunjukkan fasilitas indah yang dinamai menurut nama mendiang orang tuanya.
"Semua yang terlintas di kepala saya adalah menamainya dengan nama orang tua saya, karena mereka terlambat dan di mana pun mereka berada, mereka akan bangga pada saya. Saya bangga menamainya setelah orang tua saya - Tuan Musa dan Nyonya Sarah! M&S Sekolah Internasional... Alhamdulillah," tulis bintang Sivasspor of Turkey itu di media sosial.
Musa selalu menjadi inspirasi bagi banyak anak muda Muslim dengan karya amal dan proyeknya yang diluncurkan untuk membantu masyarakat. Superstar Nigeria itu memulai karir sepak bolanya di jalanan ketika dia tidak memiliki apa-apa selain bola dan beberapa teman yang berbagi cinta dan cita-citanya dalam dunia sepak bola.
Baca juga: Novi Basuki: Santri Jadi Pakar Tionghoa, Tempuh S1 Sampai S3 di CinaItu sebabnya Musa, sambil maju dalam karirnya dari satu tim ke tim lain, juga memastikan untuk membantu mereka yang membutuhkan di negaranya. Baik dengan mempromosikan olahraga di antara orang Nigeria, mendukung kaum muda, dan menyumbangkan makanan kepada yang membutuhkan.
Dia bahkan memulai sebuah yayasan amal bernama "Ahmed Musa Foundation" di mana dia membantu mereka yang membutuhkan. Sebelumnya pada tahun 2022, ia menyumbangkan $1500 ke masjid lokal di Senegal selama turnamen Africa Cup of Nations. Pada 2018, Musa membebaskan 40 tahanan dengan membayar utang mereka.
(sof)