Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 22 Juni 2026
home global news detail berita

Konferensi OKI Hasilkan Deklarasi Perangi Disinformasi dan Islamofobia

Fifiyanti Abdurahman Senin, 24 Oktober 2022 - 07:00 WIB
Konferensi OKI Hasilkan Deklarasi Perangi Disinformasi dan Islamofobia
Ilustrasi Islamofobia. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Konferensi Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menghasilkan deklarasi untuk memerangi disinformasi dan Islamofobia. Deklarasi tersebut disepakati di sesi ke-12 Konferensi Islam Menteri Informasi OKI di Istanbul, Turki, Sabtu (22/10/2022).

Deklarasi tersebut bertujuan untuk memerangi disinformasi sistemik di era digital. Dalam deklrasi tersebut, anggota OKI menegaskan kembali dukungan bulat mereka untuk mengutuk segala bentuk ekstremisme, kekerasan, radikalisasi, dan terorisme.

Baca juga: Arsitek Arab Saudi Rancang Masjid Transparan untuk Lawan Islamofobia

Konferensi yang mengangkat tema "Combating Disinformation and Islamophobia in the Post-truth Era”, yang berlangsung pada 20-22 Oktober, dihadiri oleh para menteri tingkat tinggi dan perwakilan dari 57 negara. Mereka berupaya memperdalam kerja sama di bidang media dan informasi di dunia Islam untuk mengatasi penyebaran disinformasi agama.

Pada awal sesi pembukaan, Arab Saudi menyerahkan kepemimpinan konferensi ke Turki.

Dalam pidatonya, Penjabat Menteri Media Arab Saudi Dr. Majid bin Abduallah al-Qasabi menyebutkan tantangan yang sedang disaksikan dunia saat ini, khususnya di bidang informasi dan media. Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun pun menggemakan hal yang sama.

“Ada tanggung jawab besar di pundak konferensi, terutama karena kesalahan informasi media sedang meningkat dan [ini] menimbulkan masalah besar mengingat sulitnya mengakses kebenaran di seluruh dunia,” kata Fahrettin Altun, dikutip dari Al Arabiya, Senin (24/10/2022).

Baca juga: Selain AS dan UK, India Dominasi Konten Islamofobia di Twitter

Sementara, Sekjen OKI Hissein Brahim Taha mengatakan, sidang tersebut bertujuan untuk membahas tantangan yang dihadapi sektor media, khususnya di negara-negara anggota OKI, serta mengkaji wacana media terkait masalah agama.

Dia juga mencatat bahwa meningkatnya wacana terorisme dan ekstremisme telah berhasil “memikat” segmen populasi yang lebih muda.

"Disinformasi dan Islamofobia saat ini merupakan salah satu praktik paling serius untuk memalsukan fakta dan menyesatkan opini publik lokal dan internasional" kata Taha.

Taha meminta media untuk memerangi fenomena ini tanpa henti, mendesak outlet media dan institusi untuk menggunakan wacana yang terinformasi dan persuasif untuk memerangi tantangan ini.

Dia pun meminta media fokus menyoroti pembangunan ekonomi dan proyek budaya negara-negara anggota OKI untuk menginspirasi harapan dan optimisme yang lebih besar.

Baca juga: Sekum Muhammadiyah: Islamofobia Jadi Masalah Jika Dialami Elite

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 22 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan