LANGIT7.ID - , Jakarta - Makan merupakan kebutuhan mendasar bagi umat manusia. Sebab, makanan menghasilkan energi bagi tubuh agar dapat melakukan aktivitas dalam kehidupan.
Sarapan menjadi waktu makan terpenting yang tidak boleh dilewatkan setiap harinya.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menekankan pentingnya sarapan sebagai kebiasaan makan yang sehat. Di balik itu, ada manfaat penting lain dari sarapan.
Baca juga: Penuhi Energi Si Kecil, Ini Kreasi Sarapan Simpel dan BernutrisiBerikut pentingnya sarapan dalam Islam dan mengapa kita tidak boleh melewatkannya, dikutip dari AZ Islam, Selasa (25/10/2022).
1. Sarapan membuat fokus sepanjang hari
Saat tidur malam, tubuh "
berpuasa" setiap harinya sekitar delapan sampai 10 jam. Artinya, selama tidur tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman. Meski begitu, organ dalam tubuh tetap bekerja menjalankan fungsinya. Akibatnya di pagi hari tubuh seringkali terasa lemas.
Sebab itu, sarapan dibutuhkan untuk menghasilkan energi bagi tubuh setelah "berpuasa".
Energi yang dihasilkan ini membuat kita lebih fokus saat beraktivitas.
Di samping itu, sarapan pagi otak kembali mendapatkan nutrisi dan siap memulai aktivitas harian. Sebaliknya, saat tidak sarapan tubuh akan malas bergerak, lesu, kurang semangat, malah mudah sakit.
2. Waktu makan paling penting
Setiap hali gizi akan mengatakan bahwa sarapan adalah waktu paling penting di antara waktu makan lain. Karena itu dianjurkan untuk tidak melewatkan waktu sarapan.
Nabi Muhammad (SAW) mengatakan, “Barangsiapa yang makan tujuh buah kurma ajwah di pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan diracuni atau disihir.”
3. Mengontrol nafsu makan
Nabi Muhammad SAW tidak pernah melewatkan sarapan. Saat sarapan Rasulullah mengonsumsi tujuh butir kurma.
Pun begitu, masih banyak orang yang melewatkan sarapan. Kebiasaan ini malah menumpuk rasa lapar dari pagi hingga siang hari. Akibatnya kita sulit mengontrol nafsu makan.
Baca juga: Menu Sarapan Nabi Muhammad Saw Sebelum Makan BeratAllah Subhanahu wa ta"ala berfirman:
يٰبَنِىۡۤ اٰدَمَ خُذُوۡا زِيۡنَتَكُمۡ عِنۡدَ كُلِّ مَسۡجِدٍ وَّكُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا وَلَا تُسۡرِفُوۡا ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الۡمُسۡرِفِيۡنَ
“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al A’raf : 31)
Karena itu, sebagai Muslim sudah sepatutnya meniru kebiasaan yang diterapkan Rasulullah untuk sarapan. Dengan sarapan membuat rasa lapar atau memilih makan dan siang hari menjadi lebih terkontrol.
4. Membuat lebih bahagia
Perut kosong sangat mempengaruhi otak dan suasana hati. Perut kenyang dapat mengubah hari menjadi lebih menyenangkan dan siap menjalani aktivitas.
Nah, untuk merasakan manfaat itu, Sahabat Langit7 dapat memilih makanan seimbang yang dapat meningkatkan hormon serotonin, dopamin, oksitosin, dan endorfin yang dapat menaikkan suasana hati jadi lebih bahagia.
Pilihlah makananan yang sehat seperti pisang, kacang-kacangan, oatmeal dan nutrisi yang bisa mengubah suasana hati jadi lebih tenang dan santai.
5. Sehat bagi tubuh dan jantung
Studi dan penelitian menemukan pentingnya sarapan adalah manfaat besar yang dibawanya bagi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarapan sehat di pagi hari dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko kenaikan berat badan yang berujung pada obesitas.
Baca juga: Jangan Terlewat Sarapan Apalagi Sampai Abaikan Makan Siang
6. Meningkatkan memori
Penelitian lain yang dilakukan tentang sarapan juga menemukan pentingnya makan pagi. Selain memberi gizi pada otak sarapan juga dapat meningkatkan daya ingat.
Daya ingat yang baik dapat membuat Sahabat Langit7 lebih fokus dan berenergi melakukan pekerjaan sehari-hari.
7. Meredam kemarahan di pagi hari
Umumnya saat pagi hari orang akan cenderung rewel dan sensitif karena kondisi perut yang kosong. Karena itu sarapan sangat penting sebagai penawarnya.
Seperti dijelaskan di atas, sarapan dapat mempengaruhi suasana hati dan memberi energi di awal hari. Perut yang kenyang dapat membuat orang lebih tenang dan tidak gampang marah.
(est)