LANGIT7.ID, Jakarta - Dalam Islam segala aspek dalam hidup diajarkan sedemikian rupa, termasuk adab sebelum memasuki rumah. Seperti firman Allah dalam surat An-Nur ayat 27:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَدْخُلُوا۟ بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا۟ وَتُسَلِّمُوا۟ عَلَىٰٓ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat.
Berdasarkan tafsir Ibnu Katsir pada ayat di atas, Sekretaris Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), KH Zae Nandang mengatakan, ayat tersebut merupakan adab bagaimana seharusnya seorang muslim bertamu ke rumah orang lain.
Karena, kata dia, Islam merupakan agama yang sempurna dan menjunjung nilai adab sopan santun. Oleh karena itu, Allah mendidik hamba-hamba-Nya dengan diturunkannya surat tersebut.
"Jika diizinkan masuk, masuk, jika tidak, jangan memaksa, tidak usah maka kembali saja. Karena ahlul baitnya tidak mengizinkan," kata KH Zae Nandang dalam kajiannya di kanal Persis TV, Senin (31/10/2022).
Baca Juga: Tafsir Surat Al Araf Ayat 199: Jadilah Pemaaf, Berbuat Maruf, dan Jauhi Orang JahilDia menjelaskan, seperti di dalam sebuah hadis shahih, Abu Musa ingin bertamu ke rumah Umar dan meminta izin dengan mengucapkan salam sebanyak tiga kali. Namun tidak ada jawaban, kemudian dia meninggalkan rumah tersebut.
Kemudian Umar yang mendapatkan kabar bahwa Abu Musa yang sempat berada di depan rumahnya hendak bertamu dan telah pergi, Umar pun menyuruh seseorang untuk mencarinya agar mempersilakan Abu Musa bertamu.
"Setelah kejadian itu, Umar bertanya kepada Abu Musa kenapa dia pergi, kemudian dijawab, sudah meminta izin (mengucap salam) selama tiga kali. Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, jika seseorang sudah meminta izin selama tiga kali, maka sebaiknya kalian kembali," jelasnya.
KH Zae Nandang menerangkan, itu merupakan adab dalam Islam ketika hendak bertamu. Jadi ketika sudah tiga kali mengucap salam dan tidak mendapat izin atau tidak dipersilahkan, maka sebaiknya kembali saja.
(zhd)