LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap orang tua tentu pernah kecewa ketika anak tumbuh tidak sesuai yang diharapkan. Meski demikian, mereka harus tetap menerimanya sebab itu adalah buah hatinya.
Namun, menerima saja tidak cukup, melainkan juga harus
ikhlas lahir dan batin. Lantas, bagaimana cara ikhlas terhadap anak ketika mereka tumbuh tidak sesui keinginan?
Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren
Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau
Aa Gym mengatakan orang tua harus evaluasi diri dan bertobat ketika anak tumbuh tidak sesuai dengan keinginan.
Baca juga: Menilik Gaji Aa Gym Sebagai Dewan Komisaris Induk Perusahaan ElzattaSebab, menurut dia, yang membolak-balikkan hati anak adalah Allah SWT, bukan orang tua.
"Jangan-jangan kita mengharapkan anak sholeh, tetapi kita tidak pernah serius dengan kesalahan diri kita dan Allah menyaksikan itu," ujar Aa Gym dalam Kajian Pagi bertajuk Mengapa Hati Kita Sulit Ikhlas? Kamis (3/11/2022).
Dia lalu mencontohkan perilaku orang tua yang tidak pernah serius mengatasi kesalahannya.
"Misal kita menginginkan anak atau meminta anak untuk
baca Qur'an tetapi kita tidak membacanya. Selain itu, kita juga tidak sungguh-sungguh memahami Qur'an dan tidak gigih untuk mengamalkannya. Dan Allah tahu apa yang dilakukan orang tuanya, di manapun dan kapanpun," katanya.
Menurut dia, cara orang tua untuk mendapat anak yang sesuai keinginan dengan memasukkan mereka
sekolah Islam bagus, mendatangkan guru les dan lainnya, tidaklah cukup.
Baca juga: Tanpa Jiwa Qanaah, Aa Gym: Hati Tak Pernah Bahagia "Sejujurnya itu sangat tidak cukup. Ingat, Allah menyaksikan kelakuan kita sebagai orang tua dan bukan hanya di rumah, makanya tidak cukup hanya dengan ingin. Jadi kalau kecewa dengan pertumbuhan anaknya yang tidak sesuai, maka harus evaluasi diri jangan-jangan itu buah dari ketidak bagusan diri kita," pungkasnya.
(est)