Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Suami-Istri Bersepeda 300 Kilometer Demi Muktamar Muhammadiyah

fajar adhitya Ahad, 13 November 2022 - 23:20 WIB
Suami-Istri Bersepeda 300 Kilometer Demi Muktamar Muhammadiyah
Nurlaili dan Arif Mulyono bersepeda dari Purbalingga ke Solo untuk gembirakan Muktamar Muhammadiyah. (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pasangan suami istri di Purbalingga bersemangat mengayuh sepeda dari Kota Perwira ke Solo, Jawa Tengah demi menggembirakan Muktamar ke-48 Muhammadiyah.

Anggota dari PCM Kecamatan Bukateja tersebut diperkirakan menempuh jarak kurang lebih 300 kilometer.

Nurlaili mengisahkan, bersama suaminya, Arif Mulyono bersepeda selama 3 hari 2 malam dari Purbalingga pada Kamis, 10 November 2022.

Motivasinya bersepeda dari Purbalingga ke Solo adalah dalam rangka melakukan syiar Muktamar Muhammadiyah kepada masyarakat luas melalui sepeda.

Baca juga: Waketum PBNU: Muhammadiyah Kakak Kandung Kami

“Biasanya kami bersepeda bersilaturahmi dengan komunitas sepeda luar kota lainnya. Nah saat ini mau ada Muktamar kenapa tidak kita bersepeda untuk mensyiarkan muktamar Muhammadiyah melalui bersepeda,” kata Nurlaili dilansir laman resmi muktamar, Ahad (13/11/2022).

Malam pertama di perjalanan, Nurlaili dan Arif Mulyono bermalam di Jatibarang, Purworejo di tempat Komunitas Sepeda Mini (Minions) Purworejo. Hari kedua, pasangan suami istri ini sampai di Yogyakarta dan sempat menginap di rumah Amien Rais.

“Malam kedua kami singgah di rumahnya Bapak Amien Rais di Jogja. Kesannya luar biasanya. Kita happy,” kata Nurlaili yang bersama Arif Mulyono tergabung dalam Komunitas Sepeda Mini Purbalingga yang bernama Mlipir.

“Kami juga minta izin dengan Komunitas Sepeda Mini Purbalingga, Mlipir namanya. Kami berdua juga ikut Muktamaride kemarin itu,” kata Nurlaili yang sempat mengalami kram kaki sehingga harus menginap di hotel saat sampai di Yogyakarta.

Arif Mulyono menyampaikan bisa bersepeda dari Purbalingga menuju Kota Solo memang terasa letih namun senang di dalam hati. Dia mengatakan, tujuan gowes dari Purbalingga ke Kota Solo ini untuk ikut serta syiar Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah lewat olahraga sepeda.

“Mengenalkan event Muktamar Muhammadiyah kepada komunitas sepeda yang kita jumpai agar tahu. Saat ketemu mereka bilang; “oh ini mau ke muktamar ya”. Dari komunitas sepeda onthel, Seli dan foto bersama,” kata Arif.

Baca juga: Haedar Nashir Digadang-gadang Maju Kembali dalam Muktamar

Saat ditanya soal dana yang dihabiskan untuk keperluan gowes, dari Purbalingga ke Kota Solo, pasangan suami istri ini dengan terbuka menyebut senilai Rp2 juta. “Sudah cukup kalau hotel dan makan. Kalau lebih (masih sisa) ya buat modal jual martabak. Kami berdua ini usaha dagang martabak,” kata Arif Mulyono.

Sementara itu, Ketua Pantia Gowes to Muktamar, Taufiq Nugroho mewakili panitia penerima menyambut gembira kedatangan pasangan gowes dari Purbalingga, Arif Mulyono dan Nurlaili.

“Beliau berdua ini gowes mandiri tanpa dibiayai siapapun. Memiliki semangat yang luar biasa untuk menyemarakkan dan menggembirakan muktamar Muhammadiyah,” ujar Taufiq Nugroho.

Taufiq menyampaikan, mereka berdua akan berada di Kota Solo sampai muktamar selesai tanggal 20 November. “Insya Allah selama di Solo nanti akan panitia sediakan penginapan yang layak untuk istirahat,” ujarnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)