LANGIT7.ID, Jakarta - Ketika kita hendak melaksanakan ibadah salat berjamaah, imam selalu mengimbau untuk mengisi deretan saf pertama terlebih dahulu. Karena jika saf pertama belum sempurna dan sudah membuat saf selanjutnya, maka hukumnya makruh.
Hal tersebut disampaikan pendakwah Ustaz Buya Yahya. Dia menjelaskan bahwa para ulama berpendapat, jika saf pertama belum terisi sempurna kemudian salat dijalankan maka akan mengakibatkan pahala jamaah hilang.
"Jadi sempurnakan saf pertama dulu baru membuat saf kedua, dirapatkan barisannya," kata Buya Yahya dikutip di kanal Al-Bahjah TV, Rabu (16/11/2022).
Berdasarkan hadis riwayat Muslim, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah ini mengatakan, jika seluruh mukmin mengetahui keutamaan menyambut seruan azan dan bergegas merapatkan saf pertama. Maka mereka akan berbondong-bondong mengisi saf tersebut.
Baca Juga: Ustaz Firanda: Para Malaikat Mendoakan Orang yang Salat Berjamaah"Gambarannya adalah orang mengerti keutamaannya saf yang pertama, lalu mendengar azan dan berbondong-bondong sampai ribut sehingga tidak bisa mengatur barisan kecuali pakai diundi," ujarnya.
Berikut hadis yang dikutip Buya, Rasulullah SAW bersabda yang artinya:
"Jikalau manusia mengetahui apa yang ada di dalam azan dan saf pertama, kemudian mereka tidak mendapatkan hal itu kecuali dengan berundi atasnya, maka niscaya mereka akan berundi. Jikalau mereka mengetahui apa yang ada di dalam bersegera pergi ke masjid, maka niscaya mereka akan berlomba-lomba kepadanya. Jikalau mereka mengetahui apa yang ada di dalam salat Isya dan salat Subuh, maka niscaya mereka akan mendatangi keduanya walau dalam keadaan merangkak." (HR Muslim).
Keutamaan Mengisi Saf PertamaAdapun keutamaan bagi para jamaah yang mengisi dan menyempurnakan saf barisan pertama saat menunaikan ibadah salat, yakni para malaikat akan bershalawat kepada mereka yang mengisi saf tersebut dengan sempurna. Seperti sabda Rasulullah SAW:
"Sesungguhnya Allah SWT dan para malaikat-nya bershalawat kepada orang yang salat di saf pertama," (HR Abu Dawud).
Selain itu, saf pertama merupakan barisan terbaik di antara barisan lainnya. Seperti yang disampaikan Rasulullah SAW dalam sabdanya:
”Sebaik-baik saf bagi laki-laki adalah saf yang paling awal, sedangkan saf yang paling buruk bagi mereka adalah saf yang paling akhir. Dan saf yang paling baik bagi wanita adalah saf yang paling akhir, sedangkan saf yang paling buruk bagi mereka adalah saf yang paling awal.” (HR Muslim).
Baca Juga: Bantu Sesama, Wirausahawan Muslim Amerika Ini Ciptakan Kursi Salat(zhd)