alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 26 November 2022
home edukasi & pesantren detail berita

Pentingnya Baca Tafsir untuk Pahami Terjemahan Al-Quran

Muhajirin Senin, 21 November 2022 - 16:44 WIB
Pentingnya Baca Tafsir untuk Pahami Terjemahan Al-Quran
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID - Dalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala menjelaskan dasar-dasar akidah, kaidah-kaidah syariah dan hukum, serta asas perilaku yang menuntun kepada jalan takwa. Rincian dasar-dasar tersebut dijelaskan dalam hadits dan penjelasan-penjelasan ulama.

Maka tak heran jika banyak ayat Al-Qur’an membutuhkan tafsir. Itu karena setiap ayat memiliki susunan kalimat yang singkat, tapi mempunyai pengertian yang luas. Dalam lafal yang sedikit dan singkat terhimpun sekian banyak makna. Maka itu, penting membaca tafsir untuk memahami terjemahan Al-Qur’an.

Pengasuh Pesantren Lembaga Pembinaan Pendidikan dan Penguasaan Ilmu Al-Qur’an (LP3IA) Narukan, Rembang, KH Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), meminta setiap muslim tak sungkan-sungkan membaca kitab tafsir. Banyak kitab tafsir versi singkat yang mudah dipahami semua kalangan.

Baca Juga: Mengenal Kitab Tafsir Karya Ulama Nusantara, dari yang Berbahasa Jawa hingga Bugis

“Ini awal dari disiplin ilmu, tidak bisa kita mengartikan Al-Qur’an tanpa dengan baca tafsir yang banyak,” kata Gus Baha dalam acara Multaqa Ulama Al-Qur’an Nusantara 2022 di Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, Yogyakarta, dikutip Senin (21/11/2022).

Gus Baha mencontohkan pentingnya membaca tafsir Al-Qur’an saat mengartikan Surah Al-Baqarah ayat 2.

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ

“Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,” (QS. Al-Baqarah: 2)

Gus Baha menjelaskan, takwa secara definitif dimaknai imtitsalul awamir wa ijtinabun nawahi (melaksanakan segala perintah Allah dan Rasul serta menjauhi segala larangan-Nya). Sementara, dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 menggunakan redaksi hudan lin nas (petunjuk bagi manusia).

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia,” (QS. Al-Baqarah: 185)

Baca Juga: 6 Kitab Tafsir Al-Quran dari Nusantara

Jika hanya membaca terjemahan saja, bisa saja seorang muslim salah memahami dua konteks ayat tersebut, Surah Al-Baqarah ayat ke-2 dan ayat ke-185. Pada ayat kedua disebutkan Al-Qur’an petunjuk bagi orang bertakwa, sedangkan ayat 185 disebutkan petunjuk bagi manusia.

Menurut Gus Baha, di sinilah pentingnya melihat pendapat pakar tafsir seperti Ibnu Katsir dalam tafsir Ibnu Katsir, Imam Fakhrurrazi dalam tafsir Al-Kabir, dan ulama-ulama tafsir lain.

“Cari sisi ekstrimnya, hudan lil muttaqin, Qur’an petunjuk bagi orang yang takwa. Faktanya Umar masuk Islam itu setelah dengar Surah Thaha. Sahabat lain juga masuk Islam setelah mendengar Al-Qur’an. Ini jadi bukti bahwa orang tidak muttaqin dapat hidayah dari Al-Qur’an,” kata Gus Baha.

Baca Juga: Syekh Abdurrauf As-Sinkili, Pelopor Tafsir Al-Quran di Nusantara

Gus Baha menegaskan, membaca tafsir sangat penting agar seseorang memiliki pegangan dalam mengartikan sebuah ayat. Dengan banyak membaca, seseorang memiliki arah pandangan yang komprehensif, koheren, dan sistematis serta bertanggung jawab.

Dengan membaca tafsir, seseorang akan mengetahui bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang bertakwa, tapi di sisi lain juga menjadi petunjuk bagi manusia. Dalam dua kata itu, ulama Al-Qur’an memberikan tafsirnya berdasarkan disiplin keilmuan yang dimiliki.

“Lalu, kita analisis, jangan-jangan hudan lil muttaqin ini secara ilmu balaghah bermakna min ba'di ittfaq. Maksudnya, Al-Qur’an petunjuk bagi orang bertakwa dan selain orang takwa juga. Buktinya, ada ayat lain yang menyebutkan hudan lin nas,” kata Gus Baha.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 26 November 2022
Imsak
03:56
Shubuh
04:06
Dhuhur
11:43
Ashar
15:07
Maghrib
17:56
Isya
19:10
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan