LANGIT7.ID, Jakarta - Ada delapan tips yang bisa kita lakukan dengan menikmati hantaman musibah. Sebab musibah yang melanda seorang mukmin yang beriman merupakan suatu cobaan dari Allah SWT.Pendakwah Ustaz Buya Yahya mengatakan, ketika seorang muslim tengah mengalami musibah maka sebaiknya bersabar. Karena sabar merupakan ciri-ciri orang beriman sekaligus suatu sifat yang sangat dicintai Allah SWT.
"Kalau ada seorang hamba yang beriman tertimpa musibah dzahir, maka ketahuilah itu Allah ingin mengampuni dosanya," kata Buya dikutip di kanal Al-Bahjah TV, Selasa (22/11/2022).
Berikut enam tips menikmati hantaman musibah:
Baca Juga: Mengenang KH Aceng Zakaria: Ulama Hebat Produk Pendidikan Lokal, Kualitas Internasional1. SabarSabar merupakan sifat yang dicintai Allah SWT. Dengan bersabar ketika menghadapi musibah yang tengah menguji kita, maka Allah akan memberikan kita ganjaran pahala dan termasuk kepada golongan orang yang beruntung.
Allah SWT berfirman dalam surat Al Imran ayat 200:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.
2. RidhaRidha merupakan kelapangan jiwa dalam menerima takdir Allah SWT. Karena seseorang yang ridha akan ketentuan Allah di dalam hatinya selalu tertanam prasangka baik atau husnudzon kepada Sang Pencipta.
Dari Anas bin Malik RA bahwa Nabi SAW bersabda:
"Sesungguhnya apabila Allah SWT mencintai suatu kaum, maka Dia mengujinya. Barang siapa ridha terhadap ujian-Nya, maka dia memperoleh ridha-Nya dan barang siapa tidak suka, maka mendapat murka-Nya." (HR Tirmidzi).
3. Memetik Hikmah MusibahTerkait dengan musibah yang menimpa kepada kaum mukmin beriman. Ketahuilah bahwa itu semua atas kehendak yang telah digariskan oleh Allah. Sebagaimana firman-Nya dalam Surat At-Taubat ayat 51:
قٌلْ لَنْ يُصِيْبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا وَعَلَى اللهِ فَالْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ
Artinya: Katakanlah (Muhammad): tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami, Dialah pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakkal.
4. Tetap IkhtiarIkthiar adalah suatu sikap terus berusaha dalam hal yang positif. Tetap berikhtiar merupakan salah satu cara menghadapi musibah dalam Islam. Dengan terus berikhtiar Insya Allah kita akan mendapatkan bantuan dari-Nya. Allah berfirman dalam surat Ar-Ra'd ayat 11:
لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ
Artinya: Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.
5. TaubatBertaubat mampu memperlancar kehidupan kita serta mendapatkan ampunan dari Allah SWT. Allah akan menghapus segala dosa hamba-Nya bila dia benar-benar bertaubat. Setelah atau sebelum mendapatkan musibah sudah semestinya kita bertaubat agar masuk ke dalam surga-Nya. Allah berfirman dalam surat At-Tahrim ayat 8:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿٨﴾
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari Ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman Bersama denganya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambal mereka berkata, ‘Ya Tuhan Kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.
6. Tetap BerdzikirDengan berdzikir kita akan mendapatkan ketentraman hati baik dalam kondisi apapun termasuk saat tertimpa musibah. Sebagaimana firman-Nya dalam surat Ar-Ra’d Ayat 28:
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ
Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
Baca Juga: Doa Rasulullah SAW dan Nabi Musa AS Saat Tertimpa Gempa(zhd)