alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 26 November 2022
home sosok muslim detail berita

Guru Bangsa Itu Telah Berpulang: Catatan Murid KH Aceng Zakaria

redaksi Selasa, 22 November 2022 - 14:05 WIB
Guru Bangsa Itu Telah Berpulang: Catatan Murid KH Aceng Zakaria
Guru Bangsa Itu Telah Berpulang: Catatan Murid KH Aceng Zakaria. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Jelang Muktamar Persis ke 16 saya termasuk yang berharap Kiai Aceng Zakaria tidak mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum. Pertimbangannya sederhana, beliau (selanjutnya) lebih tepat menempatkan diri sebagai Guru Umat Persis dan juga Guru bangsa.

Oleh: Dr (c) Wildan Hasan, M.Pd

Tidak banyak tokoh yang rela dengan rendah hati untuk tidak lagi berkompetisi di level pimpinan operasional dan berkenan menjadi guru bagi semua. Di antara manusia yang langka itu di level nasional salah satunya BJ Habibie. Beliau terhormat sampai akhir untuk tidak lagi ikut riuh di percaturan politik praktis Tanah Air. Menjadi mata air keteladanan yang tak pernah habis.

Di wilayah keagamaan, saya berharap beliau meneladani atsar Habibie. Syukurlah, Allah takdirkan beliau sesuai harapan saya dengan keputusan beliau tidak mencalonkan diri pada Muktamar lalu. Saya anggap beliau husnul khatimah, terhormat, dan memberikan teladan yang indah bagi generasi muda.

Baca Juga: Innalillahi, Ulama Persis KH Aceng Zakaria Wafat

Setiap orang yang pernah berinteraksi dengan beliau pasti memiliki kenangan masing-masing. Sejak saya menjadi santri beliau di Pesantren Persis 99 Rancabango Garut mulai tahun 1998 kelas dua Muallimin, saya sudah dapat menangkap beliau sebagai pembelajar dan guru sejati. Belajar dan mengajar adalah darah dan nafas hidupnya.

Lebihnya, beliau melanjutkan tradisi Ulama khususnya Ulama Persis, menulis karya ilmiah. Tak kurang dari 103 buku telah ditulisnya. Semua kalangan dari berbagai aliran dan paham keagamaan di Indonesia mengambil manfaat dari karya-karya beliau. Artinya, ke-Ulama-an beliau diakui secara nasional. Bahkan internasional, tatkala kitab monumentalnya, Al Hidayah, mendapatkan apresiasi dari salah seorang Syaikh Universitas Al Azhar Mesir.

Baca Juga: Mengenang KH Aceng Zakaria: Ulama Hebat Produk Pendidikan Lokal, Kualitas Internasional

Di zamannya saat ini, tidak ada satu pun ulama yang melampaui produktivitasnya melahirkan buku demi buku. Seolah menulis adalah sarapan pagi, makan siang, dan makan malamnya. Betapa membanjir jariyah beliau dari faedah yang berjuta orang mendapatkan dari buku-bukunya. Teladan ini saya kira harus menjadi standar bagi kader PERSIS khususnya dalam menempuh jalan da'wah melalui tulisan.

Selama puluhan tahun dengan tulisannya, beliau mendidik dan mencerdaskan umat,yakni umat Islam yang merupakan mayoritas pada penduduk negeri ini. Maka sejatinya beliau mendidik dan mencerdaskan bangsa. Tak keliru apabila beliau layak disebut sebagai Guru Bangsa. Hal itu nampak dari apresiasi dan hormat terhadap beliau bukan hanya dari Umat secara khusus dan kalangan agamawan tetapi juga pemerintah, politisi, budayawan, pengusaha, pendidik, semua elemen masyarakat yang berlapis, berduyun, berdesakan, beribu-ribu, tak putus-putus menghantarkan beliau ke peristirahatannya yang "terakhir". Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu.

Direktur Natsir Corner

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 26 November 2022
Imsak
03:56
Shubuh
04:06
Dhuhur
11:43
Ashar
15:07
Maghrib
17:56
Isya
19:10
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan