Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

5 Alasan Pengusaha Perempuan Muslim Banyak Dibutuhkan

hasanah syakim Selasa, 13 Desember 2022 - 08:36 WIB
5 Alasan Pengusaha Perempuan Muslim Banyak Dibutuhkan
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Kaum perempuan kerap kali digambarkan sebagai seorang rumah tangga yang fokus mengurusi anak dan keluarganya di rumah, sementara laki-laki adalah seorang pencari nafkah utama. Kendati demikian, di zaman modern, banyak perempuan Muslim mulai menemukaan cara kreatif untuk menjalankan bisnis sembari membesarkan keluarga.

Dengan memanfaatkan kejayaan internet di zaman modern, para perempuan Muslim menemukan cara kreatif hingga sukses menjalankan bisnis sembari membesarkan keluarga. Dilansir dari themuslimvibe, Selasa (13/12/2022), berikut lima alasan mengapa pengusaha perempuan Muslim banyak dibutuhkan:

1. Perusahaan Sosial

Perempuan 59 persen lebih sering menjadi wirausahawan sosial serta mempertimbangkan implikasi sosial, lingkungan, dan etika dari bisnis yang dijalankan atau terlibat dibandingkan dengan pria sekitar 48 persen. Hal ini berdasarkan Survey of Social enterprise Across the UK, DTi, tahun 2005.

Baca Juga: Bisnis Jangan Dibuat Ribet, Simak 5 Tips Mudah Kelola Usaha

Hal ini dinilai memiliki dampak positif pada masyarakat umumnya, di mana dunia Muslim yang kerapkali penuh dengan masalah baik ekonomi, sosial, politik juga dapat mengambil manfaat dari bisnis yang dipimpin oleh perempuan. Sebab, perempuan cenderung lebih menghargai pembangunan sosial daripada hanya menghasilkan keuntungan.

2. Melawan Stereotip

Perempuan Muslim sering digambarkan keliru sebagai tertindas atau lemah, dengan memiliki lebih banyak pengusaha perempuan Muslim akan menepis persepsi ini, serta meniadakan stereotip yang merusak kemampuan perempuan Muslim dalam membuat keputusan bisnis yang baik dan dipikirkan dengan matang.

3. Kesetaraan

Faktanya, bisnis yang dipimpin oleh laki-laki lebih banyak daripada bisnis yang dipimpin perempuan, hal ini seringkali dapat menciptakan lingkungan kerja yang tidak mencerminkan kebutuhan perempuan. Bisnis yang dipimpin perempuan dinilai lebih memahami, jam kerja yang fleksibel dan mampu mengakomodasi perempuan berkeluarga serta memilih bekerja dari rumah.

Maka, lebih banyak pengusaha perempuan Muslim dapat menghasilkan bisnis yang lebih ramah bagi perempuan. Hal ini mendorong perempuan Muslim untuk mengambil bagian dalam dunia kerja, tanpa harus mengorbankan kebutuhan keluarga dan kehidupan rumah tangga mereka.

4. Mengatasi Pengangguran Perempuan

Sebuah studi dari Dewan Muslim Inggris mengungkapkan bahwa 70 persen perempuan Muslim, berusia antara 16-24 tahun menganggur. Salah satu cara untuk mengatasi tingginya jumlah pengangguran perempuan Muslim muda ini, yaitu melalui kewirausahaan. Hal ini karena bisa membantu menghilangkan banyak hambatan yang mencegah perempuan Muslim memasuki dunia kerja.

5. Kurangnya Role Model Perempuan

Banyak penelitian menunjukan bahwa generasi muda saat ini adalah kelompok yang paling banyak berwirausaha. Akan tetapi, beberapa perempuan muda Muslim itu mungkin merasa sulit menemukan panutan untuk mencari bimbingan.

Peningkatan kewirausahaan pada perempuan Muslim ini, akan menciptakan panutan inspirasional yang dapat ditiru oleh para perempuan muda. Hal itu juga akan menggambarkan jalan bagi mereka menuju kewirausahaan, sebagai jalan yang layak dan bermanfaat untuk dikejar.

Baca Juga: Bisnis Sepatu Branded Bekas, Pelaku Usaha: Menjanjikan tapi Berisiko

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)