Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

4 Tips dari DSA agar Anak Tidak Gampang Batuk Pilek

redaksi Sabtu, 24 Desember 2022 - 11:00 WIB
4 Tips dari DSA agar Anak Tidak Gampang Batuk Pilek
Ilustrasi. Foto: iStock.
LANGIT7.ID, - Jakarta - Dokter spesialis anak, dr Kurniawan Satria Denta mengatakan semenjak sekolah tatap muka banyak anak yang mengalami batuk pilek. Bahkan, tak hanya menderita batpil satu kali, beberapa anak mengalami batpil berulang dalam jangka waktu tertentu.

"Kebanyakan dari batuk pilek yang dialami masih dalam level ringan, tapi ya itu, pasti cukup mengganggu. Apalagi kualitas hidup anak bisa dengan signifikan terganggu, padahal baru mulai sekolah kembali ini, masak harus sering bolos gara-gara batuk sama pilek," kata pria yang biasa disapa dr Denta dalam keterangan yang diterima Langit7, dikutip Sabtu (24/12/2022).

Baca juga: Kurangi Obat Kimia, Ini 3 Cara Redakan Batuk Pilek Secara Alami

Dia pun membagikan sejumlah tips dan trik pada orang tua yang anaknya sering mengalami batuk pilek.

1. Jaga kebersihan lingkungan rumah

Salah satu penyebab batuk pilek tersering terutama di kota besar adalah karena alergi. Menurut dr Denta, ciri khas dari alergi adalah saat batpil hanya muncul atau memberat di waktu-waktu tertentu, seperti di pagi atau malam hari.

"Atau saat ada kontak dengan ruangan yang debunya agak lebih banyak, atau kena AC yang lebih kencang dan sudah lama enggak dibersihkan filternya," lanjutnya.

Bila anak mengalami batpil berulang tanpa demam, sebaiknya segera cek lingkunga sekitar.

"Bersihkan debu dengan seksama lebih rutin lagi, terutama di bagian-bagian pojokan rumah atau lemari. AC juga filternya dibersihkan. Mainan-mainan berbulu juga. Jika dirasa perlu, pertimbangkan untuk membeli air purifier yang sesuai dengan ukuran kamar anaknya, beli yang pake filter HEPA, jangan lupa juga diganti filternya dengan rutin," kata dr Denta.

Kemudian, lanjut dr Denta, pastikan jangan ada yang merokok di rumah. Asap dan sisa-sisa racun pada rokok jahanam itu bisa mengiritasi saluran napas anak, sehingga mudah kumat alerginya bahkan potensi infeksi berat saluran napas.


2. Optimalkan perilaku hidup bersih sehat

"Jangan dipikir yang namanya prokes itu cuma buat Covid yah. Pandemi Covid19 mungkin sudah menjinak, tapi bukan berarti kita bebas dari ancaman infeksi saluran napas," kata dokter yang membuka praktik di bilangan Jakarta Selatan ini.

Baca juga: Cara Atasi Gejala Omicron XBB Batuk dan Pilek Tanpa Obat Sirop

dr Denta menjelaskan ada banyak infeksi saluran napas yang gejalanya bisa membuat anak demam batuk pilek. Karena itu, kebiasan prokes ini harus ketat dijalankan setiap harinya.

"Ajari anak untuk cuci tangan yang rajin dengan sabun, sebelum berangkat ke sekolah, setelah pulang ke rumah, sebelum dan sesudah makan, sebelum dan sesudah buang air, dan lainnya. Ajari juga anak untuk memakai masker dan jaga jarak setiap kali diperlukan sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi," kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.

"Kalau anak batu atau bersin, ajari untuk batuk dengan etika, ditutup dengan siku atau tisu, dan cuci tangan setelahnya," lanjutnya.

Prokes tak hanya berlaku untuk anak-anak, orang tua atau orang dewas di rumah juga harus disiplin. Terlebih bagi mereka yang kerap beraktivitas di luar rumah.


3. Makan teratur

Asupan nutrisi pada anak ini krusial sekali agar anak mendapatkan cukup energi, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Sehingga tubuh anak selalu optimal menghadapi hari-hari yang berat di sekolah.

"Enggak butuh suplemen vitamin khusus jika dirasa kebutuhan nutrisinya sudah terpenuhi dengan baik. Tapi jika anak kok sering banget batuk pilek, asupan tambahan suplementasi vitamin D bisa dipertimbangkan untuk diberikan. Konsultasikan ke dokternya ya untuk lebih lanjut soal nutrisi dan suplemen ini," kata dr Denta.


4. Vaksinasi seluruh keluarga

Bayangkan berapa banyak udara yang dihirup oleh anak setiap harinya. Dalam setiap hirupan napas itu ada milyaran kuman yang ikut masuk ke dalam saluran napas anak, termasuk orang dewasa.

Baca juga: Tekan Penularan Penyakit, Begini Cara Ajarkan Anak Etika Batuk

"Paling banyak yang mungkin menyerang itu virus influenza dan bakteri streptokokus, plus tentu saja covid. Dan kalo salah satu sudah berhasil masuk ke dalam paru-paru, virus atau kuman lain ya tinggal ambil kesempatan juga masuk ke paru-paru, memperberat infeksi yang terjadi pada seorang pasien," terang anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini.

"Makanya saya sering sekali menyarankan untuk seluruh anggota keluarga agar vaksinasi covid jika sudah sesuai usianya, dan ditambah vaksinasi influenza dan pneumonia jika tidak ada kontraindikasi," lanjutnya.

Perlu dipahami juga bahwa seringnya orang dewasa itu tidak bisa merasakan apa-apa, tapi ternyata sedang menulari anggota keluarga lainnya dengan infeksi saluran napas. Jadi jika memang ada kesempatan, lengkapi vaksinasi seluruh anggota keluarga ya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)