Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

PDIP Usul Mentan dan Menteri LHK Direshuffle, NasDem: Jangan Asbun

Garry Talentedo Kesawa Sabtu, 24 Desember 2022 - 19:30 WIB
PDIP Usul Mentan dan Menteri LHK Direshuffle, NasDem: Jangan Asbun
Anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago. (Foto: DPR RI)
LANGIT7.ID, Jakarta - Politikus Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago mengkritik usulan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat yang mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) me-reshuffle Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Irma menuturkan bahwa keputusan reshuffle merupakan hak prerogatif Jokowi. "Sebaiknya Djarot atau PDIP sekalipun jangan asbun. Karena faktanya dua Menteri Nasdem yang dminta di evaluasi adalah menteri punya prestasi," kata Irma kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (24/12/2022).

Irma menjelaskan Siti Nurbaya merupakan sosok Menteri LHK dengan segudang prestasi. Irma pun meminta semua pihak untuk membuka mata melihat kepemimpinan Siti Nurbaya dalam menangani kebakaran hutan yang saat ini dinilai sudah aman dan terbebas dari kabut asap.

Baca Juga: Menteri Ad Interim dalam Pandangan Islam, Kewenangan Terbatas dan Harus Amanah

"Belum lagi bagaimana penanaman mangrove masif dilakukan dalam rangka menjaga abrasi. Lalu coba lihat bagaimana beliau membagi dengan sangat baik mana hutan tanaman industri, hutan tanaman rakyat dan mana yang hutan lindung dengan tegas dan jelas. Belum lagi sanksi-sanksi dikenakan terhadap para pelanggar ketentuan pemerintah terkait penggunaan lahan dan lain sebagainya," ungkap Irma.

"Memang ada Menteri LHK yang kinerjanya sebaik beliau selama ini? Jutaan ha hutan selama ini lepas ketangan orang-orang hanya menguntungkan oknum-oknum pemerintah dan swasta. Dan ditangan Siti Nurbaya, pengelolaan lebih banyak untuk kemaslahatan rakyat. Jadi, PDIP maupun Syaiful Djarot sebaiknya tidak Asbun!," tegas Irma.

Anggota Komisi IX DPR itu juga berbicara tentang Mentan Syahrul Yasin Limpo. Irma menilai Kementerian Pertanian (Kementan) tetap tumbuh di era pandemi Covid-19. Terkait tuduhan impor beras, Irma menyebut hal itu tak berdasar.

"Dia (Dajrot) menuduh kalau Mentan senang impor, makanya kalau bicara jangan asal ngomong jika tidak by data. Mentan yang ngotot mengatakan bahwa kita tidak perlu impor karena stok beras dipetani cukup," lanjut Irma.

Baca Juga: Zulhas Fokus Urus Masalah Pangan di Sisa Kerja Kabinet

"Baca media biar nggak asbun dan paham siapa ngotot mau impor. Dan baca juga penghargaan apa saja yang sudah diperoleh Syahrul Yasin Limpo sebagai Mentan berkinerja baik," tambahnya.

Dengan catatan kinerja apik tersebut, Irma yakin Presiden Jokowi tidak akan me-reshuffle dua menteri dari Partai NasDem itu. Menurutnya, masyarakat pun tahu dan merasakan hasil kerja baik kedua menteri tersebut.

"Saya melihat tidak ada celah yang bisa disebut kinerja kedua menteri di atas termasuk harus di evaluasi. Jika akhirnya keduanya di reshuffle, menurut saya itu pasti karena sebab lainya bukan karena kinerja. Mereka selalu menjalankan program pemerintah dan tidak pernah sekalipun melenceng dari perintah presiden," tuturnya.

Sebelumnya, Djarot Saiful Hidayat mengatakan Mentan Syahrul Yasin Limpo serta Menteri LHK Siti Nurbaya perlu dievaluasi. Hal itu disampaikan Djarot merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberi sinyal akan ada reshuffle kabinet sebelum 2024.

Baca Juga: Cak Imin Pegang Tongkat Megawati, PKB: Kode Alam Jadi Presiden 2024

"Mentan dievaluasi, Menhut dievalusi, Menteri Kehutanan ya. Harus dievaluasi. Semua menteri juga harus dievaluasi. Supaya apa? Supaya ada satu darah baru yang segar, yang bisa mendukung penuh kebijakan Pak Jokowi," kata Djarot di Jakarta, Jumat (23/12/2022).

Djarot beralasan dua menteri itu tak mendukung janji Jokowi, salah satunya mengenai ketahanan pangan. Dia juga mempertanyakan alasan pemerintah mengimpor beras setelah sekian lama swasembada, terlebih saat Indonesia sedang panen raya dan harga beras sedang tinggi.

"Saya termasuk yang prihatin ketika kita sudah di masa lalu. Sudah gembar-gembor swasembada beras, ternyata kita impor beras ketika harganya naik," ujarnya.

Baca Juga: Perombakan Kabinet Kental dengan Konsolidasi Politik 2024

(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)