LANGIT7.ID, JAKARTA - Ketua Komisi Infokom MUI, Mabroer MS mengungkapkan, pentingnya peran kaum milenial pada era digital guna mewujudkan ekosistem kepemimpinan era digital. Yakni sistem yang saling terhubung membentuk siklus dalam kepemimpinan dengan melibatkan budaya, interaksi, hubungan, dan proses yang saling terkait dengan basis kelompok kekuatan yang menghasilkan kepemimpinan kuat.
Dia menuturkan bahwa pihaknya ingin membangun bersama peradaban Islam modern dalam dunia digitalisasi. Upaya akan diwujudkan dengan adanya digital
community islamy di Jawa Barat dibantu kawasan Asia Tenggara.
“Salah satu agenda kita saat ini adalah mengembalikan makna jihad yang sebenarnya, jadi jihad bukan hanya sebagai takbir, melainkan mempunyai banyak makna,” kata dia saat mengisi 'Pelatihan Kepemimpinan Milenial pada Era Digital Milenial' di Jakarta, dikutip Ahad (25/12/2022).
Baca Juga: Tuntunan Islam Jadikan Media Sosial Penuh ManfaatMenurut dia, banyak kaum milenial yang masih belum memanfaatkan dunia digital dengan bijak. Bahkan masih banyak yang mengakses internet dengan hal-hal yang negatif dan tidak ada manfaatnya.
“Menggunakan medsos itu harus bijak dan harus menhasilkan konten yang positif,” tutur dia.
Oleh karena itu, lanjut dia, kepemimpinan era digital merupakan transformasi perwujudan pemikiran secara indivual (ego) menjadi pemikiran secara kolaboratif suatu ekosistem dengan cakupan permasalahan dan penyelesaiannya yang lebih luas.
Dia berharap, kedepannya dapat menghasilkan satu simpul penguatan Islam wasathiyyah di era digital seperti sekarang. Khususnya di kaum milenial sebagai generasi muda penerus bangsa dapat mengoptimalkan medsos atau dunia maya dengan bijak yang diisi nilai-nilai dakwah.
Baca Juga: Tangkal Berita Hoaks, Dewan Pers Bakal Gelar Pelatihan Liputan Politik(zhd)