LANGIT7.ID, JAKARTA - Jujur memiliki definisi yakni berkata benar sesuai kenyataan dan fakta yang ada. Sifat jujur sangat dijunjung tinggi dalam ajaran agama Islam. Oleh karena itu, semestinya sebagai umat muslim senantiasa bersifat jujur.
Kejujuran juga merupakan alamat keislaman, timbangan keimanan, dasar agama, dan juga tanda kesempurnaan bagi si pemilik sifat tersebut.
Allah SWT memerintahkan hamba-hambaNya untuk berperilaku jujur kepada diri sendiri, orang lain, serta tidak berdusta atas nama Sang Khalik. Pun Rasulullah SAW juga menganjurkan seluruh umat muslim bersifat demikian.
Allah berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 70:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَقُولُوا۟ قَوْلًا سَدِيدًا
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar.
Baca Juga: Korban KDRT Tak Perlu Umbar Masalah, tapi Cari Solusi TerbaikMengutip kitab tafsir Al-Mukhtashar, Allah SWT menegaskan agar setiap mukmin wajib bertakwa kepada Allah dengan mengerjakan segala perintah-Nya, menjauhi segala larangan-Nya serta senantiasa menjadi seorang muslim yang jujur.
Rasulullah pun menegaskan bahwa sifat jujur dapat menjadi keselamatan bagi diri sendiri sehingga dapat menjadi wasilah ke surga Allah. Dari Abdullah Ibnu Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda:
عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَاِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ اِلَى الْبِرِّ اِنَّ الْبِرِّيَهْدِيْ اِلَى الْجَنَّةِ
Artinya: “Hendaknya kamu selalu jujur karena kejujuran itu akan membawa kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke dalam surga.” (HR Bukhari dan Muslim).
Pendakwah Buya Yahya mengatakan, jujur tak hanya berupa perkataan saja, namun juga tindakan. Dengan bersifat demikian, umat muslim akan terhindar dari berbagai macam keburukan.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini mengingatkan, agar umat muslim menjauhi sifat dusta atau bohong. Sebab berdusta merupakan sifat tercela yang dibenci Allah SWT, terlebih berdusta atas nama Allah.
"Berbohong akan mengantarkan kepada kejaahatan, kehinaan, dan neraka. Maka di antara kita jangan sampai ada yang suka berbohong," jelas Buya dalam kajiannya, dikutip Kamis (12/1/2023).
Buya menyarankan agar para orang tua mengajarkan anak-anaknya untuk bersifat jujur sejak dini. Dengan begitu, si buah hati akan tumbuh lekat dengan kejujuran.
"Jangan sampai kita memiliki kebiasaan berbohong, maka anak kecil kita, kita latih untuk jujur. Kalau mereka melanggar sesuatu kemudian dia mengaku, tidak pantas kita menghukum anak yang sudah mengaku atas pelanggarannya," ujar Buya.
(zhd)