LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Rusia,
Vladimir Putin menegaskan bahwa Moskow akan muncul sebagai pemenang dalam peperangan dengan Ukraina. Putin tidak meragukan hal tersebut, meskipun terjadi kemunduran militer dalam serangan yang berlangsung hampir setahun ini.
Dilansir
AFP, Kamis (19/1/2023), Putin mengirim pasukan ke
Ukraina pada Februari tahun lalu. Pada September 2022, mengumumkan mobilisasi militer untuk menopang pasukan Moskow di negara pro-Barat itu.
"Terlepas dari sejumlah kekalahan militer, kemenangan dijamin. Saya tidak meragukannya," kata Putin kepada para pekerja di sebuah pabrik di kota terbesar kedua Rusia, Saint Petersburg.
Baca Juga: Prajurit Ukraina Khusyuk Baca Al Quran di Tengah Dentuman Senjata"Persatuan dan solidaritas rakyat
Rusia, keberanian dan kepahlawanan para pejuang kita. Dan tentu saja, pekerjaan sektor industri militer akan menjamin kemenangan," lanjutnya.
Selain itu, Putin juga memuji industri pertahanan Rusia saat berbicara di pabrik tersebut, yang merupakan bagian dari produsen rudal Rusia Almaz-Antey. "Kami memiliki sesuatu untuk diandalkan dan ini tidak bisa tidak menginspirasi bahwa kemenangan akan menjadi milik kita," ucap Putin.
Putin mengunjungi kota asalnya, Saint Petersburg untuk memperingati 80 tahun pasukan Soviet membebaskan Leningrad, kota yang dikenal saat itu, dari kepungan Nazi.
Baca Juga: Putin Sebut Rusia Siap Bernegosiasi dengan UkrainaKomentar Putin muncul seminggu setelah dia mengganti komandan tertinggi Rusia di Ukraina. Sebuah langkah yang mengikuti serangkaian kekalahan di medan perang di Ukraina tahun lalu.
Ada beberapa kekhawatiran di Rusia tentang berapa lama "operasi militer khusus" Moskow di Ukraina berlangsung, dengan semakin dekatnya peringatan serangan itu.
Putin sekali lagi membela tujuannya di Ukraina, di mana dia awalnya mengirim pasukan untuk "mende-Nazifikasi" negara pro-Barat itu. "Kami benar-benar dibenarkan untuk mengatakan bahwa kita memerangi neo-Nazisme," ujar Putin.
Baca Juga:
Dubes RI untuk Spanyol: Konflik Rusia-Ukraina Semakin Berdampak Buruk
Putin Ungkap Alasan Stop Perang, Berdampak Secara Global(gar)