Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kisah Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Tayang Idul Fitri

Muhajirin Kamis, 19 Januari 2023 - 17:30 WIB
Kisah Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Tayang Idul Fitri
Poster Film Buya Hamka (foto: Starvision)
LANGIT7.ID, Jakarta - Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI bekerjasama dengan PT Starvision mengangkat sosok Prof. Dr. H Abdul Malik Karim Amrullah alias Buya Hamka ke layar lebar. Film tersebut direncanakan tayang perdana pada momentum liburan Idul Fitri.

Saat ini, MoU yang sudah ditandatangani kedua pihak bersifat adendum. Artinya, perubahan sebagian pasal tentang pembuatan film Buya Hamka yang semula hanya dua bagian menjadi tiga bagian.

“Karena film Buya Hamka cukup panjang. Tidak baik jika diputar sekaligus,” kata Ketua MUI bidang LSPBI, KH Jeje Zainuddin, dalam penandatanganan Adendum MUI antara Starvision dengan MUI di Jakarta, dikutip Kamis (19/1/2023).

Kisah Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Tayang Idul Fitri

Baca Juga: Christine Hakim Akui Jadi Juri Film Pendek Islami Getarannya Beda

Proses pembuatan film Buya Hamka sudah dimulai sejak kepemimpinan MUI periode 2015-2020. Dalam perjanjian pertama dilakukan pada 2015, lalu dilakukan perbaikan adendum perjanjian pada 2016 dan 2018.

Sedangkan, proses penggarapan film sudah berjalan sejak periode sebelumnya. Proses itu pun disebut sudah selesai. Saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian untuk siap ditayangkan.

“Sekarang ini sedang finishing, editing untuk ke beberapa bagian, jadi sudah siap tayang,” ujar KH Jeje.

Dia berharap film Buya Hamka bisa menjadi hiburan sekaligus pelajaran bagi umat Islam di Tanah Air. Terlebih, film tersebut bisa disaksikan sambil menikmati liburan Idul Fitri nanti.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Bernafaskan Islam Terbaik yang Dikenal Dunia

Apalagi, kata dia, film itu mengandung nilai pendidikan pembentukan karakter bangsa dari seorang tokoh ulama besar, sekaligus ketua MUI pertama yakni Buya Hamka. Masyarakat diharapkan bisa mengambil pelajaran dari karakter yang ditampilkan dalam film.

“Adapun persiapan penayangan film itu secara materil dan konten film sudah siap tayang, tinggal menunggu momentum yang tepat agar betul-betul bisa dinikmati sebagian besar rakyat Indonesia, khususnya kaum muslimin,” kata dia.

Direktur PT Starvision sekaligus produser film Buya Hamka, Chand Parwez Servia, mengatakan, promosi film tersebut akan dilakukan menjelang tayang. Dia berharap para penonton siap menanti film itu, karena akan menampilkan karya audio-visual sarat pelajaran tentang karakter bangsa.

Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan, mengapresiasi film tersebut. dia mengaku sudah menyaksikan tayang sebanyak tiga episode. Dia menilai, film Buya Hamka disadur dari kisah perjalanan tokoh yang sangat dikenal masyarakat Indonesia.

Baca Juga: A Fuadi: Buya Hamka Bapak Konten Indonesia, Wajib Diteladani Kreator Konten

Dia menjelaskan, sosok yang populer dengan nama pena Hamka itu bukan saja seorang ulama. Hamka juga seorang filsuf dan sastrawan terkemuka di berbagai negara.

“Dalam waktu dekat ditayangkan di bioskop di seluruh Indonesia,” kata dia.

Karakter Buya Hamka diperankan Vino G Bastian. Film ini telah memulai proses pengambilan gambar pada awal April 2019 di Maninjau, Sumatera Barat. Selain di Sumbar, film itu juga mengambil lokasi syuting di Jawa Tengah (Semarang, Tegal), Jakarta, dan Jawa Barat (Sukabumi).

Selain Vino, sejumlah aktor juga ikut berperan dalam film ini, antara lain Laudya Cynthia Bella, Desi Ratna Sari, Donny Damara, Ayudia Bing Slamet, Mellya Baskarani, Resa Putri, Mawar De Jongh, Ben Kasyafani, Verdi Solaiman, Marthino Lio, Alfie Alfandy, Yoga Pratama, Rebong, Rifnu Wikana, dan Ayu Laksmi.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)