LANGIT7.ID - , Jakarta -
Antibiotik merupakan obat yang
powerfull untuk mencegah atau mengobati penyakit akibat bakteri. Namun, perlu hati-hati dalam penggunaannya, karena salah-salah justru akan semakin berbahaya bagi
kesehatan.
Dokter Ernie Setyawati, Sp.A(K), M.Kes menjelaskan, antibiotik adalah obat untuk mengobati atau mencegah
infeksi yang disebabkan bakteri. Penggunaan antibiotik biasanya melalui resep dokter jika suatu penyakit terindikasi antibiotik.
Baca juga: India Dilanda Pandemi Kuman Super Kebal Antibiotik, Ribuan Orang Terinfeksi“Untuk mencegah biasanya pada kasus-kasus sebelum operasi, itupun ada kriteria tertentu. Kalau mengobati jika betul-betul terindikasi karena bakteri maka harus diberi antibiotik,” katanya dalam talkshow di Channel Youtube IDAI dilihat Kamis (2/2/2023).
Dokter Ernie menjelaskan bahwa antibiotik merupakan obat yang sangat berjasa bila digunakan secara tepat.
Sejak antibiotik diperkenalkan ke dunia pada pertengahan abad ke-20, kematian yang disebabkan infeksi turun dari lebih dari 50 persen menjadi 10-15 persen.
Namun, ada kekhawatiran lain terkait seringnya penggunaan antibiotik. Ada ancaman yang mengintai, yakni munculnya resistensi antibiotik.
Baca juga: Vaksinasi Pada Ikan Sudah Dilakukan 50 Tahun Lalu“Semakin kesini semakin dengan seringnya digunakan berkembang juga resistensi. Apalagi kalau penggunaannya tidak betul atau tidak sesuai indikasi. Resistensi sangat berbahaya karena kuman akan menjadi kebal,” papar dokter Ernie.
Bila resistensi antibiotik menjalar, maka ini sama saja akan kembali ke era saat antibiotik belum ditemukan. Ancaman inilah yang menjadi ketakutan para dokter.
Sejumlah bahaya yang akan dihadapi terkait seringnya penggunaan antibiotik, terutama yang tidak sesuai indikasi adalah angka resistensi meningkat lebih cepat daripada penemuan antibiotik baru. Imbasnya, pengobatan pasien akan semakin sulit.
“Biaya mengobati akan lebih tinggi karena antibiotik baru biasanya harganya lebih mahal. Itupun kalau ada obatnya, kalau nggak ada jadi seperti kembali ke era sebelum ditemukannya antibiotik. Itu yang paling ditakutkan,” katanya.
Baca juga: Hindari Obat Sirop, IDAI Imbau Nakes Beri Resep Puyer “Kemudian meningkatkan angka kematian kalau tidak ditemukan obatnya. Jadi harus hati-hati menggunakan antibiotik,” imbuh dokter Ernie.
(est)