Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home global news detail berita

Rencana Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dapat Respons Positif

Garry Talentedo Kesawa Rabu, 25 Agustus 2021 - 20:05 WIB
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dapat Respons Positif
Aktivitas belajar mengajar tatap muka terbatas di Sekolah Dasar (SD) Negeri 42, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (31/7/2021). Foto: Antara/Irwansyah Putra/foc.
LANGIT7.ID, Jakarta - Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mendapat respons positif dari Ketua DPR RI Puan Maharani. PTM terbatas dapat dilakukan sekolah di sejumlah daerah dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1—3.

Puan mengingatkan agar PTM harus mengacu pada Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, serta Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 pada Masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga: PPKM Level 3, Ini Aturan Sekolah Tatap Muka Terbatas di Jakarta

"Saya menyambut baik rencana daerah-daerah yang turun status menjadi PPKM Level 3 untuk menerapkan pembelajaran tatap muka secara terbatas karena sekolah tatap muka dapat memulihkan kognitif dan psikologis anak," kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (25/8/2021).

Dia menilai, penerapan protokol kesehatan (prokes) mutlak tidak hanya wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak semata. Melainkan, juga kesiapan ruang belajar dan toilet sekolah bagi siswa yang sesuai dengan prokes.

"Pemerintah daerah harus membahas secara perinci mengenai skema PTM yang akan digelar, termasuk langkah apa yang harus diambil apabila ditemukan kasus Covid-19 di sekolah," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Langka Ibu Positif Covid-19 Saat Hamil, Bayi Lahir tak Bernyawa

Puan memandang perlu ada pengawasan bersama terhadap pelaksanaan PTM. Sementara, kata dia, pemerintah daerah harus memprioritaskan membuka sekolah-sekolah yang sebelumnya menggelar uji coba PTM sebelum lonjakan angka kasus Covid-19 Juni-Juli lalu.

Menurutnya, sekolah tatap muka terbatas membutuhkan pengawasan bersama dari guru, sekolah, dinas pendidikan, dan orang tua murid. Sehingga, kegiatan belajar mengajar dapat terselenggara sesuai dengan pedoman yang berlaku. (Sumber: Antaranews)

Baca juga:

Kodam Brawijaya Sebar 38.000 Vaksin untuk Pesantren di Jawa Timur

Tangkap Kace, Gerak Cepat Bareskrim Dapat Apresiasi MUI


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan